Leg 1 Babak 16 Besar Liga Champions 2017--2018

Prediksi Ropan: Muenchen Pesta Gol, Barca Berpotensi Tertahan di Markas Chelsea

Ronny Pangemanan    •    19 Februari 2018 16:26 WIB
barcelonaas romabayern muenchenchelseamanchester unitedliga champions 2017--2018
Prediksi Ropan: Muenchen Pesta Gol, Barca Berpotensi Tertahan di Markas Chelsea
Foto: Dok http://www.chelseanews24.com

FC BAYERN Muenchen (Jerman) dan FC Barcelona (Spanyol)  dijagokan dalam bursa taruhan untuk memenangkan leg pertama babak perdelapan final Liga Champions yang akan dimainkan Rabu 21 Februari dini hari WIB.

Selain kedua tim yang memiliki reputasi tinggi di daratan Eropa tersebut, juga terdapat dua partai lainnya yang melibatkan duel antara wakil Spanyol Sevilla versus wakil Inggris, Manchester United serta Shakhtar Donetsk (Ukraina) melawan AS Roma (Italia) pada Kamis 22 Februari dini hari WIB.

Bayern Muenchen (70% - 30%) Besiktas
Bayern Muenchen yang menjadi runner-up B, mengawali laga perdananya di fase babak 16 Besar menghadapi wakil dari Turki, Besiktas. Pertandingan yang dimainkan di Stadion Allianz Arena, markasnya "FC Hollywood" tersebut harus dimenangkan oleh Thomas Muller dan kawan-kawan, mengingat laga kedua akan dilangsungkan di kandang Besiktas (14/3).

Di atas kertas Tim asuhan Jupp Heynckes bisa mengatasi tamunya. Hanya saja Muenchen butuh kemenangan dengan skor telak untuk mengamankan posisinya menuju perempat final.

Besiktas bukanlah lawan ringan bagi Muenchen. Juara Liga Super Turki 2016-2017 itu bisa membuat kejutan di Allianz Arena, jika Muenchen memandang lawannya dengan sebelah mata. Tim asuhan Senol Gunnes datang dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi untuk menantang Muenchen.
 

Baca: Tinggalkan Real Madrid, Keputusan Tepat yang Diambil James Rodriguez


Besiktas sudah membuktikan kehebatannya di fase grup ketika mereka menjadi juara Grup G, berada di atas FC Porto dengan meraih 14 poin. Ricardo Quaresma dan kawan-kawan tampil luar biasa di fase grup tanpa terkalahkan dalam enam pertandingan (4 menang, 2 imbang). Mereka juga mencetak 11 gol dan hanya 5 kali gawang Tolga Zengin kebobolan.

Dengan catatan impresif yang diperlihatkan Besiktas, setidaknya mereka telah mengirim pesan buat Bayern Muenchen. Tuan rumah boleh saja diunggulkan, tetapi Besiktas akan memberi perlawanan sengit sepanjang laga. Bermodalkan main di kandang yang sulit ditaklukan, ditambah kualitas pemain Muenchen yang merata di semua lini, Robert Lewandowski dan kawan-kawan unggul di semua aspek.

Muenchen bahkan bisa dikatakan beruntung dalam undian bisa jumpa Besiktas, lawan yang dinilai tidak sekuat Barcelona, Manchester City, Liverpool, Manchester United atau Tottenham Hotspur yang menjadi juara grup. Besiktas dianggap sebagai "kuda hitam" di Liga Champions musim ini, namun menghadapi Muenchen yang punya nama besar serta tradisi kuat di  pentas Liga Champions, terasa berat bagi klub Turki tersebut untuk dapat meloloskan diri ke perempat final.

Lini pertahanan Besiktas dituntut harus disiplin untuk menjaga daerahnya. Karena Muenchen tidak hanya mengandalkan Lewandowski, namun lini serang klub Bavaria tersebut sangat menakutkan dengan dua sayap mereka Arjen Robben maupun Frank Ribery serta tiga gelandang yang semua punya naluri tinggi dalam mencetak gol. James Rodriguez, Corentin Tolisso, Arturo Vidal selalu akan jadi ancaman bagi lini bertahan Besiktas.

Kekuatan Muenchen juga ada pada sosok Thomas Muller, Kingsley Coman, Thiago Alcantara dan Sebastian Rudy sebagai "Super Sub" yang bisa mengubah permainan Muenchen. Pepe, Dusko Tosic, Gary Medel, Fatih Aksoy ataupun Gokhan Gonul yang bakal diturunkan pelatih Senol Gunnes, harus bermain tanpa kompromi di garis belakang.

Jika Besiktas hanya kalah 1-0 atau 2-1, mereka bisa pulang dengan kepala tegak sambil menanti laga di kandangnya untuk membuat pembalasan. Memang lebih menyenangkan seandainya Besiktas mampu menahan Muenchen imbang. Pasar taruhan di Eropa menjagokan Muenchen dengan memberi 2 1/4 bola terhadap Besiktas. Rasanya Muenchen bisa berpesta gol bila main di Allianz, dan untuk itu mengapa mereka sangat diyakini menang dengan skor besar.

Chelsea (50% - 50%) Barcelona
Sementara di Stamford Bridge, London, tuan rumah "The Blues" Chelsea akan menjalani laga berat manakala pasukan Antonio Conte menjamu salah satu favorit juara FC Barcelona. Bagi Chelsea, hasil undian ini terlalu berat. Bayang-bayang tersingkir lebih awal seakan menghantui kubu Chelsea, jika dalam pertandingan Selasa nanti Garry Cahill dan kawan-kawan gagal memenangkan laga di depan pendukungnya.

Tidak ada alasan buat Chelsea untuk tak menang di Stamford Bridge, walau lawan yang akan mereka hadapi adalah Barcelona. Modal kemenangan 4-0 di ajang Piala FA atas Hull City, mengangkat moril Chelsea untuk menyambut Barcelona dalam duel yang diperkirakan bakal berlangsung menarik. 

Chelsea punya peluang menang ketika suasana konsusif kembali menyelimuti ruang ganti di Stamford Bridge. Dua laga terakhir di semua kompetisi yang dilewati dengan mengesankan, membangkitkan motivasi Alvaro Moratta dan kawan-kawan untuk mengatasi Barcelona. Tak ada yang tak mungkin bagi Chelsea, karena inilah kesempatan terbaik mereka untuk membuktikan pada pendukungnya bahwa mereka punya level yang sama dengan Barcelona.

Ernesto Valverde pasti akan memainkan skema 4-3-3 yang bisa berubah di lapangan dengan varian 4-2-3-1  bahkan 4-3-1-2. Luis Suarez tetap jadi "Target Man" di lini serang Barcelona, dengan Messi sebagai pemain pendukung Suarez. Jika melihat dari penampilan terakhir Barcelona saat mengalahkan Eibar 2-0 di kandang lawannya, Valverde tidak memainkan formasi 4-3-3, namun meracik dengan 4-3-1-2. Paulinho  bermain di belakang Suarez dan Messi. Tiga gelandangnya diisi oleh Ivan Rakitic, Sergio Busquets dan Andres Iniesta. Komposisi ini menjadi mata rantai yang kuat, meski dalam laga melawan Eibar, karakter permainan Barcelona tidak terlalu tampak kendati penguasaan bola tetap menjadi milik mereka.
 

Baca juga: Fabregas: Selalu Menyenangkan Menghadapi Barcelona


Antonio Conte harus merespon 4-3-3 atau 4-3-1-2 Barcelona dengan gayanya yang selama ini jadi ciri khas permainan Chelsea. Bisa saja pola 3-4-3 yang membawa Chelsea juara Liga Primer Inggris musim lalu dipertahankan Conte saat menjamu Barcelona.

Akan fatal bila kemudian Conte memilih untuk bermain lebih bertahan dan melancarkan serangan balik. Jelas ini akan jadi makanan empuk bagi Barcelona. Kalaupun ingin mengalahkan Barcelona dengan menumpuk banyak pemain di tengah, mungkin ini masih bisa diterima. Skema 4-5-1 jadi alternatif yang dapat dijalankan oleh Eden Hazard dan kawan-kawan. Yang paling penting, pemain tengah Chelsea yang dimotori N'Golo Kante, harus bisa memutus aliran bola dari kaki Iniesta, Busquets dan Rakitic. Jika berhasil, Barcelona akan kesulitan untuk mencetak gol.

Sebenarnya dengan 3-4-3, hal ini akan memberi tekanan buat Barcelona. Dua sayap Chelsea, Victor Moses dan Marcos Alonso setidaknya dapat menahan laju dua bek Barcelona yang selalu naik mendukung serangan. Jordi Alba dan Sergi Roberto adalah pemain berbahaya yang datang dengan cepat dari dua sisi sayap. Keduanya tidak berani meninggalkan posnya bila Moses dan Alonso terus menekan.

Karena salah satu kunci keberhasilan Barcelona baik di La Liga maupun di Liga Champions musim ini, terletak pada kemampuan Jordi Alba dan Sergi Roberto bermain dari bek sayap. Bahkan salah satu gol Barcelona saat mengalahkan Eibar datang dari kaki Jordi Alba. Chelsea bisa menyelesaikan laga dengan nyaman, jika lini tengah dan dua bek sayap Barcelona dikunci. Bursa taruhan berbalik mengunggulkan Barcelona dengan 1/4 bola. Aroma imbang sangat kental dalam duel ini, dengan kemungkinan menang bagi kedua tim sangat tergantung siapa yang lebih dulu mampu mencetak gol.

Sevilla (45% - 55%) Manchester United
Dua pertandingan babak perdelapan final lainnya, Manchester United akan melakoni laga yang tidak mudah di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, ketika tim asuhan Jose Mourinho jumpa Sevilla. Kemungkinan imbang juga sangat besar dalam partai ini, namun posisi Manchester United sedikit lebih unggul dengan kualitas mereka lewat kehadiran Alexis Sanchez.

Sanchez bisa dimainkan karena Arsenal hanya bermain di kompetisi Liga Europa. Dengan kehadiran Sanchez, para pemain Sevilla dipastikan lebih sulit untuk memfokuskan pemain mana yang akan mereka "matikan" di pertandingan nanti.

(Shakhtar Donetsk 55% - 45%) AS Roma
Hal yang sama sama juga bakal dijalani oleh AS Roma saat harus berhadapan dengan tuan rumah Shakhtar Donetsk. Donetsk adalah tim yang menyisihkan Napoli di fase Grup E. Mereka menebar ancaman untuk mendepak Roma, dengan kekuatan Donestk yang tidak terkalahkan di kandangnya. Manchester City menderita kekalahan pertamanya saat bertarung melawan juara Ukraina tersebut.

Jadi, bukan tak mungkin Serigala Ibu Kota juga akan jadi korban terbaru Donetsk.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Medali Bepe Hilang di Tengah Perayaan Juara



(ACF)


Messi Bicara Final Liga Champions dan Kepergian Zidane dari Madrid
Lionel Messi

Messi Bicara Final Liga Champions dan Kepergian Zidane dari Madrid

1 week Ago

Kapten timnas Argentina itu tak memedulikan berapa pun hasil yang diraih Madrid dalam menghadap…

BERITA LAINNYA
Video /