Pernak-pernik Liga Champions

15 Kapten yang Sukses Angkat Trofi Liga Champions Era Milenium

Krisna Octavianus    •    05 Juni 2017 11:47 WIB
liga champions 2016--2017
15 Kapten yang Sukses Angkat Trofi Liga Champions Era Milenium
Sergio Ramos (Foto: AFP/FILIPPO MONTEFORTE)

Metrotvnews.com, Jakarta: Real Madrid resmi menjadi juara Liga Champions musim 2016--2017 dan itu menjadi yang kedua secara berturut-turut. Faktanya, Sergio Ramos menjadi kapten ke-15 yang bisa mengangkat trofi "Kuping Lebar" pada Era Milenium.

Madrid menjadi tim pertama yang mampu menjadi juara Eropa dua musim berturut-turut dalam format Liga Champions yang dimulai sejak 1992. Itu menjadi gelar ke-12 mereka sejak Piala/Liga Champions digulirkan sejak 1955--1956.

Pada partai final yang digelar di Stadion Millennium Cardiff, Wales, Madrid berhasil mengalahkan Juventus 4-1. Dua gol Cristiano Ronaldo dan masing-masing satu gol sumbangan Casemiro dan Marco Asensio sudah cukup bagi Los Blancos mengangkat trofi "Kuping Lebar" itu dua musim berturut-turut.

Selain pencapaian istimewa bagi klub, ini juga menjadi suatu hal yang bagus bagi Sergio Ramos sebagai kapten tim. Ia menjadi orang pertama di Real Madrid yang bisa mengangkat trofi paling prestise di Eropa itu sebanyak dua kali berturut-turut.

Ia tercatat menjadi kapten ke-15 yang mampu mengantarkan timnya menjadi juara Liga Champions pada era Milenium atau sejak tahun 2000. 

Berikut deretan kapten lainnya yang bisa mengangkat trofi Liga Champions sejak 2000:

1. Manuel Sanchis (Real Madrid/1999--2000)
Sanchis sebenarnya tidak bermain sejak menit awal pada final 2000 yang mempertemukan Madrid vs Valencia. Kapten sejak menit pertama adalah Fernando Redondo. Akan tetapi, ia dipersilakan sebagai orang pertama yang mengangkat trofi itu karena statusnya masih kapten tim.

2. Stefan Effenberg (Bayern Muenchen/2000--2001)
Setelah kegagalan menyesakan pada final musim 1998--1999 di mana mereka kalah dramatis dari Manchester United, tampuk kapten Bayern berpindah dari Oliver Kahn kepada Effenberg. Ternyata Effenberg membawa keberuntungan pada 2001 dengan membawa FC Hollywood menang adu penalti atas Valencia.

3. Fernando Hierro (Real Madrid/2001--2002)
Setelah pensiunnya Sanchis, Hierro dipilih oleh Vicente del Bosque untuk menjadi kapten. Pemain yang berposisi sebagai bek itu berhasil membawa Madrid juara dengan menghempas Bayer Leverkusen 2-1.

4. Paolo Maldini (AC Milan/2002--2003 dan 2006--2007)
Maldini berhasil mengecap manisnya gelar Liga Champions dengan berstatus sebagai kapten pada 2003 dan 2007. Pada 2003 ia membawa timnya menang adu penalti atas Juventus dan 2007 mengalahkan Liverpool.

5. Jorge Costa (Porto/2003--2004)
Porto secara mengejutkan mampu menjadi juara Liga Champions, padahal tidak ada yang mengunggulkan mereka saat itu. Jorge Costa berkesempatan mengangkat trofi Liga Champions sebagai pemain pertama Porto. Di final, Porto mengalahkan AS Monaco 3-0.

6. Stevan Gerrard (Liverpool/2004--2005)
Final yang dikenang sebagai final terhebat sepanjang masa atau biasa disebut Magic of Istanbul. Liverpool berhasil menjadi juara usai menang adu penalti atas AC Milan. Padahal, mereka tertinggal 0-3 pada babak pertama. Ini menjadi gelar kelima The Reds.

7. Carles Puyol (Barcelona/2005--2006 dan 2008--2009)
Carles Puyol secara gemilang berhasil mengangkat dua trofi Liga Champions sebagai kapten pada 2006 dan 2009. Ia mengantar Barcelona menjadi juara setelah mengalahkan Arsenal (2006) dan Manchester United (2009).

8. Rio Ferdinand (Manchester United/2007--2008)
Ferdinand dipilih oleh Alex Ferguson untuk menjadi kapten dalam final 2008 saat United mengalahkan Chelsea lewat adu penalti. 

9. Javier Zanetti (Inter Milan/2009--2010)
Kesetiaan Zanetti di Inter sejak 1995 berbuah manis pada 2010. Ia berhasil merebut gelar Liga Champions sebagai kapten sekaligus mempersembahkan treble winners untuk La Beneamata musim itu.

10. Xavi Hernandez (Barcelona/2010--2011)
Setelah Puyol memutuskan pensiun, Xavi didapuk sebagai kapten Barcelona. Ia menjadi kapten ketika La Blaugrana menang 3-1 atas Manchester United pada final yang berlangsung di Stadion Olimpico, Roma.

11. Frank Lampard (Chelsea/2011--2012)
Lampard sebenarnya kapten kedua Chelsea saat itu, tetapi ia berhak mengangkat trofi Liga Champions sebagai pemain The Blues pertama setelah final 2013. Di final, tim asuhan Roberto Di Matteo itu menang adu penalti atas Bayern Muenchen.

12. Philipp Lahm (Bayern Muenchen/2012--2013)
Sempat gagal mengangkat trofi pada musim 2011--2012, Lahm akhirnya benar-benar bisa mengangkat trofi tersebut pada 2013. Ia membawa Bayern memenangi final sesama Jerman atas Borussia Dortmund.

13. Iker Casillas (Real Madrid/2013--2014)
Kiper yang punya julukan Saint Iker itu mengangkat trofi Liga Champions sebagai kapten pada 2014. Saat itu Madrid menang atas tim sekota, Atletico Madrid pada final yang berlangsung di Lisbon, Portugal.

14. Andres Iniesta (Barcelona/2014--2015)
Kali ini, Iniesta yang menjadi kapten Barcelona. Tak bermainnya Xavi sejak menit awal membuat gelandang yang memiliki passing di atas rata-rata ini didapuk sebagai kapten. Di final, La Blaugrana menang 3-1 atas Juventus.

15. Sergio Ramos (Real Madrid/2015--2016 dan 2016--2017)
Ramos menjadi kapten ketika Madrid membuat sejarah menjuarai Liga Champios back to back. Ia berhak mengangkat trofi sebagai pemain pertama di Madrid dalam dua musim berturut-turut.

 


(KRS)