Grup H Liga Champions: Olympique Lyon vs Juventus

Fakta Menarik Jelang Lyon vs Juventus

Achmad Firdaus    •    18 Oktober 2016 22:17 WIB
liga champions
Fakta Menarik Jelang Lyon vs Juventus
Sesi latihan para pemain Juventus jelang laga kontra Lyon di Liga Champions (Foto: AFP PHOTO / MARCO BERTORELLO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Juventus mengusung misi memperpanjang rekor impresif saat bertandang ke markas Olympique Lyonnais di matchday ketiga Grup H Liga Champions 2016--2017, Rabu 19 Oktober dini hari nanti WIB. Si Nyonya Tua tidak pernah kalah dari dalam empat laga terakhir melawan klub Prancis.

Juve terakhir kali bentrok dengan Lyon pada babak perempat final Liga Europa 2013--2014. Dalam dua kali bentrok, Juve sukses menaklukkan Lyon baik di laga kandang maupun tandang. Sementara dari total empat kali pertemuan dengan klub Prancis, Juve mencatatkan tiga kemenangan dan hanya sekali imbang.

Di kubu tuan rumah, Lyon justru mencatat rekor buruk saat berhadapan dengan klub Italia. Dalam tiga laga terakhir, Les Gones selalu membawa kekalahan.
 

Baca: Penyerang Muda Juventus Berpeluang Cetak Rekor di Liga Champions


Selain fakta di atas, ada sejumlah catatan menarik dari kedua tim jelang laga di Stade de Lyon, dini hari nanti WIB.

OLYMPIQUE LYONNAIS
- Lyon mengawali penampilan ke-14 nya di fase grup Liga Champions dengan kemenangan 3-0 atas Dinamo Zagreb, namun kalah 0-1 dari Sevilla di matchday kedua. Dengan koleksi tiga poin, Lyon saat ini masih tercecer di posisi tiga klasemen sementara Grup H, terpaut satu angka dari Juventus dan Sevilla di posisi satu dan dua.

- Di liga domestik (Ligue 1), Lyon masih tercecer di posisi delapan dengan raihan 13 poin, hasil dari 4 kali menang, 1 imbang dan 4 kali kalah.

- Lyon selalu kalah dalam tiga pertandingan terakhir melawan klub Italia. Secara total, dari 18 kali bentrok melawan klub Italia, Lyon mencatat rekor 7 kali menang, 4 imbang dan 7 kali kalah.

- Lyon selalu berhasil mencetak gol dalam 15 laga saat bermain di Stadion baru mereka. 12 di antaranya berakhir dengan kemenangan. Satu-satunya kekalahan Lyon didapat dari Bordeaux pada 10 September lalu.

- Alexander Lacazette yang mencetak enam gol dari tiga laga di awal musim ini sudah pulih dari cedera. Ia siap diandalkan untuk menggedor pertahanan Juventus.
 

Baca: Gianluigi Buffon Belum Pikirkan Pensiun


JUVENTUS
- Juventus membuka Liga Champions musim ini dengan hasil imbang 0-0 melawan Sevilla, lalu menang telak 4-0 di kandang Dinamo Zagreb. Dengan mengoleksi empat poin, Juve saat ini memimpin klasemen sementara Grup H bersama dengan Sevilla yang juga punya poin sama.

- Juve sudah memainkan delapan laga di kompetisi domestik Serie A musim ini. Hasilnya, pasukan Massimiliano baru sekali kalah, sementara tujuh laga sisanya berakhir dengan kemenangan. Mengoleksi 21 poin, Juve berhak memimpin klasemen sementara.

- Juventus sukses mencatatkan tiga kemenangan dan sekali imbang saat menghadapi klub Prancis.

- Juve sudah 24 kali bentrok melawan klub Prancis dan sukses mencatatkan 14 kemenangan (5 imbang dan 5 kalah). Khusus di laga tandang, Juve menang 4 kali dan kalah 5 kali dari total 12 kunjungan ke Prancis.

- Bianconeri menyapu lima laga terakhirnya di semua kompetisi dengan kemenangan. Dalam kurun waktu tersebut, mereka sukses melesakkan 14 gol dan hanya kebobolan satu gol.

- Juve baru sekali kalah di musim ini. Satu-satunya kekalahan tersebut terjadi saat melawan Inter Milan pada 18 September lalu. Ini merupakan kekalahan kedua Juve dari 36 laga terakhir mereka di Serie A.

- Claudio Marchisio sudah pulih dari cedera lutut dan duduk di bangku cadangan saat Juve menang 2-1 melawan Udinese, akhir pekan lalu. Ini merupakan kali pertama Marchisio ada dalam skuat setelah sebelumnya harus menepi sejak April lalu.

- Pelatih Massimiliano Allegri memasukkan pemain berusia 16 tahun, Moise Kean dalam skuatnya. Jika dimainkan pada pertandingan nanti, Kean akan jadi pemain termuda keempat dan pemain kelahiran tahun 2000 pertama yang tampil di ajang Liga Champions.

Video: Cuplikan hasil pertandingan Akhir Pekan Lalu
 


(ACF)

Antara Riedl, Indonesia dan Label <i>Runner Up</i>
Piala AFF 2016

Antara Riedl, Indonesia dan Label Runner Up

9 minutes Ago

Sebelumnya sempat ada perjanjian jika Riedl gagal membawa Indonesia juara AFF, kontrak tiga tah…

BERITA LAINNYA
Video /