Real Madrid Gugur, Solari Rindu Ramos

Kautsar Halim    •    06 Maret 2019 13:29 WIB
liga championsreal madrid
Real Madrid Gugur, Solari Rindu Ramos
Kebersamaan Santiago Solari dengan Sergio Ramos. (GIUSEPPE CACACE / AFP)

Absennya Sergio Ramos dianggap pelatih Santiago Solari punya pengaruh besar terhadap rapuhnya pertahanan Real Madrid saat menjamu Ajax.

Madrid:
Pelatih Real Madrid, Sergio Ramos, tidak banyak protes atas hasil negatif timnya di ajang Liga Champions 2018--2019. Dia mengakui kegagalan itu dengan besar hati. 

Madrid gugur dari Liga Champions karena kalah 1-4 dari Ajax pada leg 2 babak 16 besar, Rabu 6 Maret dini hari WIB. Hasil itu cukup mengejutkan karena mereka sempat menang 2-1 pada leg 1 di Belanda.

Saat dibantai Ajax di Santiago Bernabeu, Madrid tidak bisa Sergio Ramos yang merupakan bek tengah andalan sekaligus kapten tim. Dia harus absen karena mendapat kartu kuning pada leg pertama.
 

Klik: Ajax Kubur Real Madrid di Santiago Bernabeu


Menurut Solari, absennya Ramos memang cukup berpengaruh bagi pertahanan tim. Tapi, bukan berarti dia menyalahkan para penggawa Madrid lainnya.

"Bukan bermaksud berkata buruk kepada pemain lain, tapi tentu saja saya rindu kapten kami," kata Solari singkat seusai laga kontra Ajax di Madrid.

Klik: Pelatih Ajax Tidak Memikirkan Lawan pada Perempat Final


Kekalahan dari Ajax seakan menjadi puncak tren negatif Madrid dalam sepekan belakangan ini. Sebab, mereka juga kalah dari Barcelona di semifinal Copa del Rey dan laga lanjutan La Liga. 

"Sepekan ini kami kalah semuanya. Lawan kami memang lebih baik dan pantas menang," tutup pelatih asal Argentina berusia 42 tahun tersebut.

Ajax adalah tim kedua yang menyingkirkan Real Madrid dari fase knock out setelah kalah pada leg pertama. Sebelumnya, Odense Boldklub melakukan hal serupa pada 1994 -- 1995 di UEFA Cup. (Sportsmole)




(KAU)