Hasil Undian Semifinal Liga Champions 2017--2018

Fakta-fakta Menarik di Balik Duel Liverpool vs AS Roma

Achmad Firdaus    •    14 April 2018 00:48 WIB
as romaliverpoolliga champions 2017--2018
Fakta-fakta Menarik di Balik Duel Liverpool vs AS Roma
Foto: Instagram medcom_olahraga

Jakarta: Liverpool dan AS Roma akan memperbarui lembaran rivalitas mereka di pentas Liga Champions. Musim ini, kedua tim akan bentrok di babak semifinal.

Setelah terakhir kali bentrok pada 16 tahun silam, The Reds dan I Lupi ditakdirkan kembali bersua pada seremonial pengundian semifinal di markas UEFA, Nyon, Swiss, Jumat 13 April. Secara keseluruhan, kedua tim sudah lima kali bentrok di pentas Eropa.

Liverpool dan Roma terakhir kali bertemu pada babak penyisihan grup kedua Liga Champions musim 2001--2002. Kala itu, Liverpool sukses mengalahkan Roma 2-0 di Anfield setelah sebelumnya bermain imbang 0-0 di Olimpico.

Gol penalti Jari Litmanen dan Emile Heskey membantu Liverpool lolos ke babak perempat final dengan status runner-up, di bawah Barcelona. Roma sendiri harus tersingkir karena hanya menempati posisi tiga.

Duel Liverpool vs Roma juga menjadi ulangan partai final Piala Eropa --sebelum berganti nama jadi Liga Champions-- musim 1983--1984. Kala itu, Liverpool juga berhasil mengandaskan perlawanan Roma di hadapan publiknya di Stadion Olimpico.

Sempat bermain imbang 1-1 pada waktu normal, The Kop sukses menyabet trofi Eropa keempatnya usai menang 4-2.
 

Baca: Rekor Pertemuan Liverpool vs AS Roma: The Reds Lebih Unggul


Selain fakta di atas, ada beberapa fakta menarik lain yang mengiringi duel Liverpool vs Roma di babak semifinal nanti. Berikut, medcom.id telah merangkumnya dari berbagai sumber.

- Liverpool dan Roma sudah lima kali bentrok di pentas Eropa. Hasilnya, Liverpool menang dua kali, Roma satu kali dan satu sisanya berakhir imbang. Pada periode tersebut, Liverpool mencetak lima gol, sementara Roma hanya dua kali membobol gawang Liverpool. 

- Roma selalu kalah dalam enam pertemuan dua leg (fase gugur) terakhir melawan klub Inggris. Rekornya adalah 3 kali menang dan 6 kali kalah.

- Chelsea jadi klub Inggris terakhir yang dihadapi Roma, yakni di babak penyisihan grup Liga Champions musim ini. Hasilnya cukup bagus. Roma menahan imbang Chelsea (3-3) di Stamford Bridge dan menang telak 3-0 di Olimpico.

- Liverpool memiliki rekor 9 kali menang, 5 imbang dan 11 kali kalah melawan klub asal Italia. Dalam format dua leg (fase gugur), Liverpool mencatatkan rekor empat kali menang dan dua kali kalah.

- Udinese menjadi klub Italia terakhir yang dihadapi Liverpool. Itu terjadi pada babak penyisihan grup Liga Europa musim 2012--2013. Liverpool menang 0-1 saat bertamu ke Friuli, namun kalah 2-3 saat menjamu Udinese di Anfield.
 

Baca juga: Fakta-fakta Menarik di Balik Duel Bayern Muenchen vs Real Madrid


- Di fase semifinal, klub Italia terakhir yang dihadapi Liverpool adalah Inter Milan, yakni pada ajang Piala Eropa 1964--1965. Meski menang 3-1 di Anfield, The Reds harus tersingkir lantaran kalah 3-0 pada leg kedua di Giuseppe Meazza.

- Duel ini akan jadi laga emosional buat Mohamed Salah yang di awal musim ini memutuskan bergabung dengan Liverpool. Selama dua musim memperkuat Roma, Salah memainkan 65 laga Serie A dan mencetak 29 gol.

- Jika sukses mengalahkan Roma dan tampil sebagai juara Liga Champions musim ini, Liverpool akan merebut trofi keenamnya sekaligus melewati torehan gelar Bayern Muenchen dan Barcelona (5 gelar juara).

- Kesuksesan tersebut akan membuat Liverpool tampil sebagai tim tersukses ketiga di pentas Liga Champions, di bawah AC Milan (7) dan Real Madrid yang sudah mengoleksi 12 gelar Liga Champions.

- AS Roma membidik gelar juara pertamanya di pentas Liga Champions. Jika sukses merealisasikannya, maka Roma akan jadi klub ke-23 atau klub Italia keempat (setelah Juventus, AC Milan dan Inter Milan) yang sukses mengangkat trofi si Kuping Besar.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Preview Persija vs Borneo FC



(ACF)


Video /