Final Liga Champions 2016--2017

Ilustrasi Gol: Kemenangan Bersejarah Real Madrid atas Juventus

Ilustrasi Gol: Kemenangan Bersejarah Real Madrid atas Juventus
Selebrasi Real Madrid sebagai juara Liga Champions 2016--2017. (JAVIER SORIANO / AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Real Madrid tampil menawan ketika menghadapi Juventus di Stadion Millennium, Cardiff, Wales pada final Liga Champions 2016--2017, Minggu 4 Juni. Saat itu, Los Blancos keluar sebagai pemenang dengan skor telak, 4-1.

Jalannya pertandingan sudah berlangsung sengit sejak peluit kickoff babak pertama dibunyikan. Juve yang berinisiatif tampil agresif malah kebobolan lebih dulu oleh serangan balik Madrid.


Klik: Perez Nilai Ronaldo Pantas kembali Dapatkan Ballon d'Or


Gol pembuka Real Madrid dicetak Cristiano Ronaldo pada menit ke-20. Prosesnya terbilang sederhana karena hanya mamanfaatkan sodoran umpan silang mendatar dari Daniel Carvajal. Gianluigi Buffon kiper Juventus tak mampu menghalau bola karena pandangannya terhalang salah satu rekannya yang berposisi sebagai defender. Selain itu, assist yang diberikan Carvajal dan pergerakan Ronaldo memang sulit ditebak.

Ronaldo cetak gol pembuka setelah menerima assist Carvajal pada menit ke-20.


Tidak butuh waktu lama bagi Juventus untuk membalas gol pembuka Real Madrid. Pasalnya, Mario 
Mandzukic berhasil mencetak gol penyeimbang berselang tujuh menit kemudian. Gol penyerang asal Kroasia itu tercipta dengan cantik karena dilakukan sambil melakukan tendangan salto. Gonzalo Higuain turut berkontribusi terhadap gol itu dengan menyumbangkan assist.

Tendangan salto yang dilancarkan Mandzukic memang tidak keras. Namun, bolanya mengarah ke bagian gawang yang sulit dijangkau kiper Real Madrid, Keylor Navas. Selain itu, laju bola juga sedikit menukik. 

Mandzukic mencetak gol salto setelah menerima assist Higuain pada menit ke-27.


Juventus masih memegang kendali seusai mencetak gol balasan tersebut. Namun, tembok pertahanan yang dibangun Madrid semakin sulit untuk ditembus. Alhasil, kedudukan imbang 1-1 tersebut bertahan hingga turun minum.

Real Madrid yang tadinya tertekan malah berbalik mengurung Juventus ketika memainkan babak kedua. Strategi penguasaan bola dari semua lini sukses diterapkan dengan baik, hingga akhirnya terciptalah tiga gol tambahan. 


Klik: Bukan Ronaldo, Ini Man of the Match Final Liga Champions


Berbeda dengan di babak pertama, kali ini Juventus malah tampil makin pasif. Mereka tidak ingin meladeni permainan terbuka Madrid atau cenderung lebih memilih bertahan. Gaya permainan seperti ini akhirnya malah menjadi bumerang bagi Juventus.

Casemiro muncul sebagai pencetak gol kedua Madrid pada menit ke-61. Proses golnya sangat luar biasa karena dilakukan lewat tendangan jarak jauh yang cukup keras. Buffon tak kuasa membaca arah bola karena tendangan Casemiro membentur Khedira.

Casemiro melakukan tendangan spekulasi yang berbuah gol pada menit ke-61.


Hanya berselang tiga menit atau tepatnya pada menit ke-64, Juventus makin kewalahan mengatasi Madrid. Kondisi itu membuat Ronaldo mencetak gol kedua lewat bantuan assist Luka Modric. Pergerakan Ronaldo yang mampu melepaskan diri dari penjagaan ketat defender Juve bisa terbukti dengan baik lewat gol ini

Ronaldo hanya menyontek bola ketika ketika memperbesar keunggulan Madrid menjadi 3-1 pada menit ke-64.


Penyerang Juventus, Juan Cuadrado yang menggantikan Andrea Barzagli pada menit ke-66 terlihat frustrasi untuk menembus pertahanan Madrid. Ia bahkan harus diganjar kartu merah lantaran terlibat friksi dengan bek tengah Madrid, Los Blancos.

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane sempat memasukkan beberapa pemain muda sebelum laga usai. Keputusan itu bermanfaat untuk mengulur waktu dan tidak diduga juga malah memperbesar keunggulan. Alhasil, laga berakhir dengan skor 4-1 lewat gol pamungkas yang dicetak Marco Asensio. 

Asensio mencetak gol penutup lewat bantuan assist Marcelo pada menit ke-90.


Kemenangan ini adalah sejarah baru karena Real Madrid merupakan satu-satunya tim di Eropa yang mampu menjuarai ajang Liga Champions dua kali berturut-turut. Musim lalu, mereka juga setelah menaklukkan rekan sekotanya, Atletico Madrid, lewat drama adu penalti. Sementara ini, Los Blancos sudah mengoleksi 12 trofi Liga Champions.

 


(KAU)

Juventus Menyerah Kejar Gelandang Liverpool
Bursa Transfer Pemain

Juventus Menyerah Kejar Gelandang Liverpool

1 day Ago

Juventus akhirnya menyatakan menyerah mengejar gelandang Liverpool Emre Can.…

BERITA LAINNYA
Video /