Lyon vs Juventus

Komentar Emosional Buffon Usai Bawa Juventus Tekuk Lyon

Krisna Octavianus    •    19 Oktober 2016 08:02 WIB
liga champions 2016--2017
Komentar Emosional Buffon Usai Bawa Juventus Tekuk Lyon
Aksi Buffon (hijau) saat menepis tendangan Lacazette (Foto: PHILIPPE DESMAZES / AFP)

Metrotvnews.com, Lyon: Kapten Juventus, Gianluigi Buffon membungkam para pengkritiknya setelah penampilan luar biasa melawan Lyon pada matchday ketiga Liga Champions, Rabu 19 Oktober dini hari WIB. Ia  menyerukan "pemakamannya" sudah direncanakan, tapi tidak akan terjadi.

Pemain berusia 38 tahun datang ke pertandingan melawan Lyon di bawah tekanan setelah melakukan beberapa kesalahan dalam laga-laga sebelumnya untuk klub dan tim nasional Italia.


BACA: 1974: Independiente Raih Piala Libertadores Tiga Kali Berturut-turut


Namun, ia tampil luar biasa saat membawa Juventus menang 1-0 atas Lyon. Ia berhasil menepis penalti dari Alexandre Lacazette sebelum menampilkan refleks sempurna untuk menghentikan usaha Nabil Fekir. Juventus yang bermain 10 orang setelah Mario Lemina dikartu merah, tetap berhasil menang setelah Juan Cuadrado mencetak gol pada menit ke-76. Yang dimaksud Buffon orang-orang sudah menyiapkan pemakamannya adalah, banyak pihak sudah menanti kesalahan apa lagi yang akan dilakukan Super Gigi. Itu menjadi celah untuk kembali mengkritiknya.

"Orang-orang dapat mengatur pemakaman saya, tapi tidak ada di sana," kata Buffon emosional kepada Mediaset Premium.

"Saya telah mengatakan berulang kali, tanpa arogansi, bahwa saya sangat kritis terhadap diri sendiri dan tidak perlu mendengarkan orang lain yang mencoba menggunakan situasi untuk tidak menghormati dan menunjukkan kurangnya keadilan untuk timm," lanjutnya.

"Saya sudah mendengar banyak hal-hal bodoh dalam beberapa pekan terakhir, tetapi hanya satu komentar yang benar: 'Saya mengharapkan lebih dari Buffon.' Itu benar dan saya setuju dengan itu sepenuh hati."

Sementara itu, berkaca dari beberapa hasil yang didapat Juventus, Buffon menginginkan timnya tampil lebih buas. Pasalnya, I Bianconeri belakangan hanya mampu menang tipis atas lawan-lawannya.

"Juve harus meningkatkan kemampuan, karena ini tidak cukup dalam pandangan saya untuk memenangi semua pertandingan. Kami tampak lebih kompak dan lebih seperti sebuah tim setelah kami bermain dengan 10 orang. Kami berhasil menderita di bawah tekanan, tetapi juga tidak hanya senang dengan hasil, dan yang menunjukkan semangat kami," lanjutnya.

"Kami memiliki kesempatan untuk melakukan banyak hal yang lebih baik dan itu akan menjadi hal yang memalukan jika kami tidak menggunakan waktu yang ada untuk memastikan diri bisa lolos ke babak selanjutnya," pungkasnya.

BACA: Guardiola: Messi Bisa Pertimbangkan Pindah ke Inggris


Kemenangan atas Lyon membawa Juve berada di puncak klasemen Grup G dengan tujuh poin. Jumlah poin sama seperti yang dikumpulkan Sevilla, tapi La Vecchia Signora unggul selisih gol.

 


(KRS)

Video /