Jelang Leg 2 Perempat Final 2016--2017

Mewaspadai Wasit Barcelona vs Juventus

Kautsar Halim    •    19 April 2017 17:19 WIB
juventus 2016--2017barcelona 2016--2017
Mewaspadai Wasit Barcelona vs Juventus
Bjorn Kuipers. (AFP/MARTIN BUREAU)

Metrovnews.com, Jakarta: Tak perlu dipertanyakan lagi pengaruh wasit dalam sebuah pertandingan sepak bola. Dengan sekali tiupan peluit, ia bisa saja menentukan pihak mana yang memenangkan laga. Terlebih lagi, jika laga itu terselenggara dalam event besar seperti Liga Champions 2016--2017. Kinerja wasit tentu menjadi sorotan karena punya pengaruh besar.

Salah satu laga besar Liga Champions 2016--2017 bisa diketahui ketika Barcelona dan Juventus saling bentrok pada perempat final. Pertandingan itu tentu sangat penting karena kedua tim punya sejarah besar dan ribuan fan yang sangat fanatik.


Klik: Laskar Jokotole Waspadai Celebest FC di Liga 2


Meski begitu, Barcelona nyaris tersingkir pada perempat final ini. Pasalnya, Juventus mampu tampil lebih perkasa ketika memainkan leg 1 perempat final di Italia sekitar dua pekan lalu. Saat itu, Bianconeri menekuk telak Barca dengan skor, 3-0.

Namun, tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. Buktinya, Barcelona berhasil membalikkan keadaan ketika menyingkirkan Paris Saint Germain pada babak 16 besar. Saat itu, Barca bahkan tertinggal 0-4 lebih dulu pada leg 1.

Mayoritas publik maupun pengamat sepak bola menilai Barca tertolong oleh keputusan wasit ketika menang 6-1 atas PSG pada leg 2 babak 16 besar. Oleh karena itu, wasit yang memimpin laga antara Barcelona kontra Juventus juga wajib diwaspadai kinerjanya.


Klik: Allegri Minta Juventus Bisa Cetak Gol di Kandang Barca


Bjorn Kuipers asal Belanda adalah wasit yang ditunjuk memimpin Barcelona vs Juventus pada leg 2 perempat final, Kamis 20 April dini hari WIB. Meski tergolong  wasit internasional berlisensi UEFA, namun Kuipers juga tak luput dari rekam jejak negatif.

Kuipers sudah dipromosikan sebagai wasit UEFA sejak 2009. Namun, namanya mulai tenar di Eropa setelah memimpin laga Barcelona vs AC Milan pada leg 2 perempat final Liga Champions 2012. Keputusan saat itu menjadi kontroversi karena Barca menang 3-1 dengan dua gol yang berasal dari titik penalti.

Setahun kemudian atau tepatnya pada Liga Champions 2010, Kuipers juga menjadi sorotan ketika Stuttgart berhasil menahan imbang Barcelona dengan skor, 1-1. Tidak lama setelah itu, giliran Jose Mourinho yang teriak tidak senang kepada Kuipers. Pelatih Portugal itu menyebut Kuipers tidak tegas ketika timnya ditahan imbang pada CSKA Moscow dengan skor 1-1 pada babak 16 besar.

Selain di level Eropa, riwayat buruk Kuipers disebutkan lebih banyak ketika bertugas sebagai wasit Eredivisie di tanah kelahirannya sendiri. Salah satu yang mungkin tidak terlupakan publik di sana adalah ketika ia tidak menggubris insiden gigitan Luis Suarez --saat itu masih berkostum Ajax- kepada pemain PSV, Otman Bakkal. Insiden itu tercatat terjadi pada November 2010.

Perhatian terhadap Kuipers wajib dilakukan karena pertandingan leg 2 perempat final antara Real Madrid vs Bayern Muenchen juga dianggap ternoda dengan kepemimpinan Viktor Kassai. Keputusannya saat itu dianggap kontroversial karena Arturo Vidal diganjar kartu merah dan terdapat gol Cristiano Ronaldo yang berada dalam posisi offside. Madrid menang 4-2 setelah bermain hingga perpanjangan waktu. (berbagai sumber)

 


(ACF)

Basel Tundukkan Manchester United, Federer Kehabisan Kata-kata
Basel vs Manchester United

Basel Tundukkan Manchester United, Federer Kehabisan Kata-kata

3 minutes Ago

Basel membuka asa lolos ke 16 besar. Mereka mampu menundukkan Manchester United pada matchday k…

BERITA LAINNYA
Video /