Jelang FC Basel vs Manchester United

Mengubur Kenangan Pahit Manchester United di Kandang Basel

Gregah Nurikhsani Estuning    •    22 November 2017 19:32 WIB
liga championsmanchester united
Mengubur Kenangan Pahit Manchester United di Kandang Basel
FC Basel merayakan kemenangan atas Manchester United. (Foto: Sports Illustrated)

Basel: Terakhir kali Manchester United bertamu ke St. Jakob-Park, kandang FC Basel pada 2011 silam, mereka harus mengubur mimpi untuk menembus final kedua kalinya secara beruntun. Kini, tugas manajer Jose Mourinho bukan cuma mempertahankan performa impresif Paul Pogba cs di babak grup, tapi juga membalaskan kekalahan menyakitkan dari tim berjuluk RotBlau tersebut.

Desember 2011, atau tujuh bulan setelah United bertarung di Wembley dalam final Liga Champions kontra FC Barcelona, anak asuh Sir Alex Ferguson tumbang 1-2 oleh FC Basel. Kekalahan itu memaksa Setan Merah tersingkir dari babak grup, kalah bersaing dengan Benfica dan Basel karena hanya sanggup finis di tangga ketiga Grup C Liga Champions 2011--2012.

Sebanyak 36,894 penonton menyaksikan laga panas di St. Jakob-Park. Gary Neville dan Paul Scholes baru pensiun di musim sebelumnya. Phil Jones dan Danny Welbeck baru mencoba menancapkan tajinya di Manchester Merah. Transisi yang masih berlangsung di skuat The Red Devils pun dirusak oleh gol telat Alexander Frei menit 84 yang bukan cuma merobek jala gawang David de Gea, namun harapan untuk mengangkat trofi Si Kuping Besar yang gagal diraih di musim sebelumnya.
 

Baca: Beberapa Pendukung Liverpool Diserang Polisi Sevilla


"Kami gagal memanfaatkan peluang demi peluang yang kami dapatkan, semudah itu saja kami gagal. Bukan kisah yang baik, tapi gagal lolos (ke babak 16 besar Liga Champions) adalah penalti buat kami," kata Sir Alex usai pertandingan dilansir dari laman Independent.

Sekarang, hampir enam tahun kemudian pasca kegagalan Park Ji-sung dan kawan-kawan, Jose Mourinho dengan timnya kembali ke Swiss. Berita bagusnya, United tinggal membutuhkan satu poin saja untuk mengunci tiket 16 besar Liga Champions musim ini. Kabar buruknya, nyaris tidak ada kabar buruk.

Kembalinya Paul Pogba dan sembuhnya Zlatan Ibrahimovic dari cedera panjang memberikan kepercayaan diri buat Mourinho untuk memastikan dua kakinya di 16 besar dini hari nanti. Kemenangan meyakinkan 4-1 atas Newcastle United akhir pekan kemarin semakin memantapkan Marcus Rashford cs untuk membalas kekecewaan Sir Alex di stadion dan lawan yang sama.

Lebih jauh, kepastian lolos ke babak 16 besar bisa berimbas besar kepada Manchester United. Laga nanti bakal menjadi rangkaian penyisihan yang terakhir selama November. Andai sudah bisa memastikan diri lolos babak grup, mereka bisa fokus menjalani padatnya jadwal di bulan Desember.

Mourinho sudah menegaskan keseriusannya menangani Manchester United di musim ini. Usai final Liga Europa musim kemarin, manajer asal Portugal itu tidak ingin banyak sesumbar dan lebih menunjukkan hasil nyata. Bermain sempurna untuk memenangi sebanyak mungkin gelar adalah tujuannya di tahun keduanya menangani Setan Merah.

"Banyak sekali puisi di sepak bola, tapi puisi tidak bisa memenangi gelar," kata Mourinho di Stockholm sesaat setelah memenangi Liga Europa musim lalu.

Video: Persib Belum akan Membeli Pemain Baru
 


(ACF)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

4 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /