Final Liga Champions 2017--2018

Zidane Paham Rasa Frustrasi Gareth Bale

Krisna Octavianus    •    27 Mei 2018 13:39 WIB
liga champions 2017--2018
Zidane Paham Rasa Frustrasi Gareth Bale
Gareth Bale (Foto: AFP/PAUL ELLIS)

Kiev: Zinedine Zidane memahami rasa frustrasi Gareth Bale karena kurangnya waktu bermain di Real Madrid setelah pemain internasional Wales itu membuktikan diri menjadi pemain penentu kemenangan Los Blancos pada final Liga Champions.

Bale ditinggalkan Zidane di bangku cadangan. Pelatih asal Prancis itu lebih memilih Karim Benzema dan Isco untuk mendukung Cristiano Ronaldo, tetapi ia memiliki dampak yang instan ketika masuk dari bangku cadangan.

Hanya dua menit setelah menggantikan Isco, Bale mencetak salah satu gol paling indah di final Liga Champions. Dia mencetak gol dengan salto yang melewati Loris Karius.

Bale kemudian mencetak gol keduanya dalam laga tersebut setelah tendangannya dari jarak jauh tidak mampu ditangkap Karius. Itu sekaligus memastikan dia menjadi pemain pertama yang mencetak dua gol dari bangku cadangan di Liga Champions atau final Piala Eropa.

Bale kemudian dalam wawancara pascapertandingan, mengaku sedih tidak bisa bermain tiap pekan. Dia akan berusaha untuk meninggalkan Madrid jika dia tidak diberikan jaminan posisi utama di Los Merengues.

"Tentu saja saya sangat kecewa tidak dimainkan sejak menit pertama. Saya merasa layak untuk itu, tapi manajer mempunyai keputusan sendiri. Hal terbaik yang bisa saya lakukan adalah masuk dan membuat memberikan dampak," kata Bale usai laga kepada BT Sport.

"Saya harus bermain tiap pekan, itu tidak saya dapatkan musim ini. Memang saya harus menepi selama 5-6 pekan akibat cedera, tapi setelah itu saya segar bugar. Saya akan membicarakan ini dengan agen saya musim panas ini juga," sambungnya.

Menanggapi hal itu, Zidane mengaku tahu apa yang dirasakan Bale. Dia kemudian berencana untuk memainkan eks pemain Southampton itu lebih sering musim depan.

"Ini rumit tapi semua orang melihat diri mereka sendiri. Saya mengerti," kata Zidane. "Ini adalah skuat dan itu tidak akan berubah."

"Saya mencoba melakukan yang terbaik untuk tim dan sesekali benar bahwa dia layak untuk bermain lebih banyak," lanjutnya.

"Saya mengerti siapa yang ingin lebih banyak menit bermain, Bale telah membuat perbedaan. Ini normal untuk menginginkan lebih banyak keteraturan, saya mengerti," tegas Zidane.

Kemenangan di Kiev berarti Bale telah mengumpulkan empat gelar Liga Champions dalam lima tahun terakhir bersama Madrid, dengan tendangan saltonya pasti akan dibandingkan dengan tendangan voli oleh Zidane pada final 2002 melawan Bayer Leverkusen.

"Saya tidak akan mengatakan yang mana yang lebih baik. Gol itu untuk sejarah klub," kata Zidane ketika diminta untuk membandingkan golnya dengan Bale. 

"Yang terakhir selalu yang paling penting. Saya akan bilang (gol) Gareth (yang terbaik)," pungkasnya. (goal.com)

 


(KRS)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

1 day Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /