Jelang Leg II Barcelona vs Juventus

Mengenang Lawatan Terakhir Juventus di Camp Nou

Krisna Octavianus    •    18 April 2017 16:55 WIB
liga champions 2016--2017
Mengenang Lawatan Terakhir Juventus di Camp Nou
Pavel Nedved saat beraksi dalam laga kontra Barcelona pada 22 April 2003 (Foto: LLUIS GENE / AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Juventus akan mendatangi markas Barcelona pada laga leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis 18 April dini hari WIB. Berkaca pada lawatan terakhir ke Camp Nou pada 2003, I Bianconeri berhasil mengalahkan La Blaugrana dengan skor 2-1 lewat babak perpanjangan waktu.

Pada Liga Champions musim 2002--2003, Barcelona dan Juventus harus saling mengalahkan di babak perempat final. Sama seperti musim ini, mereka memperebutkan satu tiket ke fase semifinal.

BACA: Prestasi Mentereng John Terry dalam Angka

Sama juga seperti musim ini, Barcelona akan menjamu Juventus pada leg kedua. Tapi cerita agak berbeda pada saat itu, jika pada leg pertama musim ini Juventus menang dengan skor telak 3-0, pada 2003 kedua tim bermain imbang 1-1 di Turin.

(Video laga leg pertama Juventus vs Barcelona pada 9 April 2003)


Pertemuan itu terjadi pada 22 April 2003 di Camp Nou. Barcelona memainkan laga tersebut dengan sedikit keuntungan karena berhasil menahan imbang Juventus di Stadio delle Alpi, Turin. Mereka hanya butuh hasil imbang 0-0 untuk lolos ke babak semifinal. Sedangkan, La Vecchia Signora harus menang atau minimal imbang dengan skor lebih dari 1-1 untuk lolos ke fase empat besar.

Waktunya pertandingan akhirnya tiba, Camp Nou sangat bising dengan 98.000 penonton memadati stadion bersejarah di Catalan itu demi meneror mental pemain Juventus. Wasit asal Inggris, Graham Poll menjadi pengadil di lapangan. Pada masanya, ia dianggap sebagai salah satu wasit terbaik pada saat itu.

Juventus bermain menekan sejak awal babak pertama demi bisa mencetak gol cepat menyusul hasil buruk pada leg pertama. Akan tetapi, tuan rumah mendapat dua peluang terlebih dahulu lewat Marc Overmars dan Javier Saviola. 

Juve bukan tanpa peluang pada babak pertama. Alessandro Del Piero dan Edgar Davids sempat membuat penonton berteriak histeris karena hampir membobol gawang Barcelona yang dijaga Roberto Bonano. Pada pertengahan babak pertama, keadaan sempat kacau ketika pemain Barcelona memprotes wasit karena mereka menganggap ada pelanggaran handball yang dilakukan Lilian Thuram, tapi wasit tak menganggapnya sebagai pelanggaran. Harus diakui, I Bianconeri sangat beruntung karena dalam tayangan ulang bola dengan jelas mengenai tangan Thuram. Skor 0-0 menutup babak pertama.

Pada babak kedua, Juventus berhasil mengejutkan publik tuan rumah saat pertandingan baru berjalan delapan menit atau tepatnya pada menit ke-53. Tim yang kala itu diasuh oleh Marcelo Lippi berhasil mencetak gol hasil kreasi Pavel Nedved. Pemain asal Republik Ceko itu melakukan cut-in dari sisi kanan pertahanan Barca dan kemudian berhasil mencetak gol dengan tendangan keras ke pojok kanan bawah gawang Azulgrana. Skor berubah menjadi 1-0.

Gol Nedved menyengat Barcelona. Anak asuh Radomir Antic kemudian menekan habis-habisan Juve untuk menyamakan kedudukan. Hasilnya, pada menit ke-66, Xavi Hernandez yang kala itu masih berusia 23 tahun berhasil memanfaatkan kekacauan di depan gawang dengan tendangan keras. Skor menjadi 1-1.

Barcelona mendapat keuntungan ketika Juventus harus bermain dengan 10 orang karena Davids dikartu merah pada menit ke-79. Pemain yang dijuluki Pitbull itu mendapat kartu kuning kedua setelah melanggar Gaizka Mendieta. Akan tetapi, skor 1-1 bertahan sampai 90 menit dan pertandingan berlanjut ke babak pertambahan waktu.

Pada babak perpanjangan waktu, Dewi Fortuna lebih memihak kepada Juventus. Dua pemain pengganti yang baru masuk pada awal babak kedua Alesaandro Birindelli dan Marcelo Zalayeta menjadi aktor kemenangan I Bianconeri di Camp Nou.

Birindelli yang berdiri bebas di sisi kiri pertahanan Barca melakukan umpan silang ke kotak penalti La Blaugrana. Bola kemudian "menemukan" Zalayeta dan pemain asal Uruguay itu langsung menendang untuk mengoyak gawang Bonano. Skor 2-1 bertahan sampai pertandingan usai dan membawa Juventus ke semifinal.

Pada musim itu, Juventus berhasil melaju ke final Liga Champions dan bertemu AC Milan. Akan tetapi, mereka kalah lewat babak adu penalti pada pertandingan yang digelar di Stadion Old Trafford.

Jika kita melihat susunan line-up dalam laga yang berlangsung pada 2003 itu, hanya tersisa Gianluigi Buffon yang masih aktif bermain sampai saat ini. Sementara itu, Luis Enrique yang juga bermain dalam pertandingan 14 tahun lalu tersebut kini menjadi pelatih Barcelona.

BACA: Jadwal Siaran Langsung Real Madrid vs Bayern Muenchen Dini Hari Nanti

Kini, Juventus punya peluang besar untuk mengulangi pencapaian pada 2003. Apalagi, modal mereka adalah kemenangan 3-0 yang diraih pada leg pertama. Akan tetapi, mereka perlu waspada karena Barcelona punya catatan comeback yang bagus.

Susunan pemain kedua tim: 
Barcelona (4-4-2): Bonano; Reiziger (Gerard 91'), Puyol, Andersson (Mendieta 61'), de Boer; Overmars (Riquelme 85'), Motta, Luis Enrique (c), Xavi; Saviola, Kluivert

Juventus (4-4-2): Buffon; Thuram, Ferrara, Montero, Zambrotta; Davids, Camoranesi (Birindelli 46'), Tacchinardi; Nedved; Del Piero (c) (Tudor 83'), Di Vaio (Zalayeta 46')

(Video laga leg kedua Juventus vs Barcelona pada 22 April 2003)
 


 


(ACF)

Sejumlah Transfer Pemain di Liga Eropa

Sejumlah Transfer Pemain di Liga Eropa

5 hours Ago

Juventus selangkah lagi mendapatkan striker muda Republik Ceko Patrik Schick dan turut mendapat…

BERITA LAINNYA
Video /