Liga Champions 2017--2018

Telat Mainkan Morata Jadi Faktor Utama Kegagalan Chelsea Taklukkan Barca

M. Rizky Adhestian    •    22 Februari 2018 23:22 WIB
liga champions 2017--2018
Telat Mainkan Morata Jadi Faktor Utama Kegagalan Chelsea Taklukkan Barca
Bukannya mencetak gol, Alvaro Morata justru menerima kartu kuning saat Chelsea ditahan imbang Barcelona di leg 1 babak 16 besar Liga Champions (Foto: AFP PHOTO / IKIMAGES / Ian KINGTON)

Jakarta: Chelsea gagal memetik kemenangan di kandang saat menjamu raksasa Spanyol, Barcelona, pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, tengah pekan kemarin. Sempat unggul, Chelsea harus puas bermain imbang 1-1.

Gol Willian di menit ke-62 gagal memberikan kemenangan buat Chelsea lantaran Lionel Messi sukses menyelamatkan Barca dari kekalahan lewat golnya pada menit ke-75. Bagi Messi, gol ini sekaligus mengakhiri kutukan Messi yang dalam 730 menit tidak pernah mencetak gol saat berhadapan dengan Chelsea. 

Pengamat sepak bola, Ronny Pangemanan sangat menyayangkan hasil. Ropan menilai, Chelsea sebagai tuan rumah harusnya bermain ngotot untuk menang, karena mereka akan menghadapi laga sulit pada leg kedua di Camp Nou.
 

Baca: City dan Spurs "Kuda Hitam" Pendobrak Dominasi Tim Tradisional


Ropan -sapaan akrabnya- menilai Antonio Conte menjadi sosok yang paling bertanggung jawab atas hasil ini. Ia merasa, Conte tidak percaya diri bisa mengalahkan Barca. Maka dari itu, ia tidak menurunkan striker murni dalam line-up nya.

Alvaro Morata baru dimainkan saat pertandingan menyisakan sembilan menit. Morata menggantikan Pedro Rodriguez yang turun sebagai starter bersama Willian dan Eden Hazard yang diplot sebagai striker.

"Sejak awal saya agak khawatir. Antonio Conte 'agak takut' memainkan sepak bola menyerang. Padahal, mereka butuh kemenangan. Mereka harus menang pada pertandingan ini untuk lebih mudah ketika datang ke Camp Nou," kata Ropan saat wawancara eksklusif bersama Medcom.id, Kamis (22/2/2018).
 

Baca juga: Masalah Tim U-16 Ada di Striker


"Saya pikir kalau dia bisa cepat untuk memainkan Alvaro Morata, ini akan jauh lebih bagus, dibandingkan mendorong Hazard sebagai striker. Hazard bukan seorang striker murni, dia gelandang serang. Tapi kalau ada Morata di sana, ini akan jauh lebih bagus dengan Hazard dan Willian di belakang (Morata)," lanjutnya.

Dengan hasil ini, lanjut Ropan, peluang Chelsea untuk lolos ke babak perempat final bisa dibilang tipis. Pasalnya, pada leg kedua di Camp Nou, The Blues harus bisa menang atau setidaknya menahan imbang Barca dengan skor lebih dari satu gol.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Liga 1 Bergulir Setelah PT LIB Lunasi Tunggakan ke Klub



(ACF)


Video /