AS Roma vs Barcelona

Fakta yang Mengiringi Tersingkirnya Barca dari Liga Champions

A. Firdaus    •    11 April 2018 08:52 WIB
liga champions 2017--2018
Fakta yang Mengiringi Tersingkirnya Barca dari Liga Champions
Lionel Messi dan kawan-kawan harus angkat koper dari Liga Champions (Foto: Squawka)

Jakarta: Sejarah berusia 34 tahun terulang ketika AS Roma berhasil lolos ke semifinal Liga Champions 2017--2018. Tak tanggung-tanggung, pasukan Eusebio Di Franscesco berhasil menyingkirkan favorit juara, Barcelona.

Berbekal kekalahan agregat 1-4 dari Stadion Camp Nou, dan harus menjamu Barcelona, yang merupakan salah satu favorit juara, membuat Roma mengemban misi sulit. Mereka paling tidak harus menang tiga gol tanpa balas ketika bermain di Olimpico.

Hasilnya, Edin Dzeko menghidupkan asa Serigala Ibu Kota usai mencetak gol cepat pada menit keenam. Gol cepat itu membuat para pemain Roma bergairah dan sebaliknya, Barca terlihat panik sehingga Gerard Pique membuat pelanggaran terhadap Dzeko hingga menimbulkan penalti untuk tuan rumah.

Klik di sini: Kapten Johor Darul Ta'zim Akui Kehebatan Riko Simanjuntak

Daniele De Rossi yang mencetak gol bunuh diri pada pertemuan pertama, membayar kesalahannya dengan mencetak gol penalti. Hal yang sama dilakukan Kostas Manolas. Bek internasional Yunani itu mencetak gol penentu kemenangan Roma pada menit ke-82.

Meskipun agregat gol berkesudahan 4-4, Roma berhak lolos lantaran mereka sempat menceploskan gol tandang saat takluk 1-4 di Camp Nou pekan lalu. Hasil ini juga membuat mereka melaju ke semifinal untuk pertama kalinya sejak 1983--1984.

Berikut fakta yang mengiringi tersingkirknya Barca atas Roma:

- Comeback hebat atas Barcelona ini membuat AS Roma mengulangi sejarah mereka mencapai semifinal pada 1983--1984.

-AS Roma menjadi klub yang paling banyak membobol gawang Barcelona dengan tiga gol, dibandingkan lawan Barca lainnya.

-Barcelona adalah tim pertama dalam sejarah yang bisa melakukan bangkit dari ketertinggalan defisit tiga gol dan tim yang takluk usai unggul agregat tiga gol pada fase gugur Liga Champions. Dua sisi Barca.

-AS Roma tergabung dalam klub yang berhasil melakukan comeback di Liga Champions. Mengikuti jejak Barca vs PSG pada 2017, Deportivo La Coruna vs AC Milan 5-4 pada 2004, Liverpool vs AC Milan 3-3 pada 2005, Manchester United vs Bayern Muenchen 201 pada 1999, Monaco vs Real Madrid 3-1 pada 2004, dan Barcelona vs Chelsea 5-1 pada 2000.

-Andres Iniesta mengindikasikan kekalahan Barca atas AS Roma menjadi laga terakhirnya di Liga Champions. Sekaligus menegaskan dirinya sebagai pemain yang paling banyak tampil di perempat final dengan 22 laga.

-Iniesta berhasil melewati legenda Manchester United, Ryan Giggs dan mantan rekan setimnya, Xavi Hernandez yang masing-masing telah mencetak 22 laga.

- Barcelona telah tiga musim tak mencicipi semifinal Liga Champions. Selain disingkirkan Roma, mereka juga pernah merasakan pahitnya dikeluarkan Juventus dan Atletico Madrid pada dua musim sebelumnya.


(FIR)


Deschamps Berharap Pemain Prancis Raih Ballon d'Or
Timnas Prancis

Deschamps Berharap Pemain Prancis Raih Ballon d'Or

11 hours Ago

Meski demikian ia percaya pemenang Ballon d'Or dalam 10 edisi sebelumnya, Lionel Messi dan …

BERITA LAINNYA
Video /