Jelang Barcelona vs Chelsea

Chelsea Siap "Menderita" untuk Hadapi Barcelona

Kautsar Halim    •    12 Maret 2018 16:06 WIB
liga championsbarcelonachelsea
Chelsea Siap
Antonio Conte. (AFP PHOTO / Oli SCARFF)

London: Chelsea akan melakoni laga krusial saat bertandang ke markas Barcelona pada laga lanjutan Liga Champions 2017--2018, Kamis 15 Maret dini hari WIB. Saat itu, mereka akan melakoni leg 2 babak 16 besar dengan kedudukan agregat, 1-1.

Terdapat dua cara agar The Blues berhak melangkah ke fase selanjutnya. Mereka harus menang atas Barcelona atau meraih hasil imbang dengan skor lebih dari 1-1. Selain dari pada itu, artinya Chelsea harus gugur.

Chelsea sudah menunjukkan perlawanan luar biasa ketika melakoni leg 1 di Stamford Bridge pada akhir Februari lalu. Saat itu, Willian mampu mencetak lebih dulu pada menit ke-62, sebelum akhirnya disamakan oleh Lionel Messi selang 13 menit kemudian.


Klik: Pochettino Prihatin atas Cedera Harry Kane


Namun, bukan gol Willian yang menjadi daya tarik Chelsea pada laga tersebut. The Blues tampil menawan karena mampu menahan gempuran Barcelona yang berhasil mendominasi penguasaan bola hingga 67 persen.

Antonio Conte selaku pelatih Chelsea tidak menampik jika timnya menderita ketika digempur Barcelona pada leg 1 tersebut. Namun, ia juga menyadari harus ada pengorbanan yang dilakukan apabila menghadapi tim sebesar Blaugrana.

"Kami harus tampil sangat baik untuk menghadapi tim semacam ini (Barcelona), yang bisa dibilang juga salah satu tim terbaik di ini. Jadi, memang harus siap-siap menderita," ujar Conte.

"Kemudian, kami juga berhasil menampilkan perlawanan ketika memainkan leg pertama. Saat itu, kami nyaris tampil sempurna," tambahnya.


Klik: Sihir Nyonya Tua Membungkam Wembley


Menjelang leg 2, Conte mengatakan para pemain Chelsea belum punya pengalaman untuk menaklukkan Barcelona di Stadion Camp Nou. Kendati demikian, ia yakin timnya bisa menang apabila mau bekerja keras seperti leg 1.

"Kami bukan tim berpengalaman karena banyak pemain yang baru sekali-dua kali tampil di Liga Champions. Tapi, kami mampu bermain sebagai tim dan siap menderita demi mencetak gol," pungkas pelatih asal Italia tersebut. (soccerway)


(KAU)


Video /