Michael Carrick

Carrick Sempat Depresi Gara-gara Barcelona

Gregorius Gelino    •    10 Oktober 2018 07:26 WIB
liga champions
Carrick Sempat Depresi Gara-gara Barcelona
Mantan gelandang Mancheser United, Michael Carrick (AFP/Oli Scarff)

Manchester: Mantan gelandang Manchester United, Michael Carrick, mengaku sempat merasa depresi selama dua tahun setelah dikalahkan Barcelona di final Liga Champions 2009. Ia merasa bersalah karena sundulannya tidak akurat sehingga membuat Barcelona menguasai bola yang berujung pada gol pertama yang dicetak Samuel Eto'o.

"Itu (kalah di final) merupakan momen paling rendah dalam karier saya dan saya tidak mengerti kenapa. Saya pikir saya melakukan kesalahan dalam laga terbesar dalam karier saya. Saya memenangkan Liga Champions setahun sebelumnya (2008), tapi itu tidak relevan lagi," kata Carrick kepada The Times.

Baca juga: Pogba: Saya Tidak Pantas Dapatkan Ballon d'Or

"Itu terasa seperti depresi. Saya merasa buruk. Saya membayangkan itulah depresi. Saya mendefinisikannya sebagai depresi karena itu tidak terasa sekali saja. Saya merasa buruk setelah beberapa pertandingan, tapi kemudian saya merasa baikan beberapa hari kemudian. Tapi saya tidak bisa menghilangkan perasaan itu, ini terasa aneh," tandasnya.

"Saya merasa bersalah karena gol itu (gol pertama Barcelona yang dicetak Eto'o). Saya terus menanyakan kepada diri saya sendiri, 'Kenapa saya melakukan itu?', dan kemudian depresi itu semakin parah," tukasnya.

Meski demikian, kini Carrick telah merasa lebih baik. Ia bahkan ditunjuk oleh Jose Mourinho, pelatih United, sebagai bagian dari staf kepelatihannya setelah memutuskan pensiun di akhir musim 2017--2018.

Video: Menkes Tinjau Fasilitas Kesehatan di SUGBK