AIA Championship for Woman

Sepak Bola Putri di Indonesia Kurang Perhatian

M. Rizky Adhestian    •    02 Oktober 2018 16:30 WIB
Sepak Bola Putri
Sepak Bola Putri di Indonesia Kurang Perhatian
Pemain timnas putri Indonesia, Zahra Muzdalifah (Foto: M. Rizky Adhestian/Medcom.id)

Jakarta: Pembinaan sepak bola putri di Indonesia dinilai masih sangat minim. Masalah tersebut membuat karier sepak bola wanita Tanah Air tak berumur panjang.

Hal itu dikatakan langsung oleh pemain timnas putri Indonesia, Zahra Muzdalifah. Dara berusia 17 tahun tersebut menyayangkan kurangnya klub-klub dan turnamen senior untuk sepak bola putri di Indonesia.

"Kekurangan sepak bola putri di Indonesia terlihat jelas sekali ya, kurang adanya pembinaan," kata Zahra di Jakarta pada Selasa 2 Oktober.

"Khususnya untuk yang senior ya, yang usia 15 tahun ke atas, kami bingung mau cari latihan di mana. Sedangkan, sepak bola wanita seperti klub-klubnya itu tidak ada. Jadi ujung-ujungnya kalau tidak berhenti dan bekerja, beralih ke futsal," lanjut dia.

Pada Asian Games 2018 lalu, hasil yang dituai tim sepakbola putri Indonesia sangat memperlihatkan permasalahannya. Meski mampu meraih satu kemenangan 6-0 atas timnas Maladewa, mereka takluk 5-0 dari Taiwan dan 12-0 dari Korea Utara.

Atas dasar hal tersebut, Tottenham Hotspur bersama sponsornya PT. AIA Financial (AIA) menggelar kompetisi mini soccer tingkat nasional bertajuk AIA Championship for Woman. Sebanyak 16 tim akan dipertandingkan untuk gelar juara nasional. Satu tim akan terdiri dari delapan pemain.

Ini Cara Unik Mengajak Suporter Persib dan Persija Berdamai



(FIR)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

4 hours Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /