Anniversary Cup 2018

Pengganti Malaysia Mengerucut kepada Uzbekistan

Krisna Octavianus    •    12 April 2018 19:26 WIB
liga dunia
Pengganti Malaysia Mengerucut kepada Uzbekistan
Joko Driyono. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak A.)

Jakarta: Siapa pengganti Malaysia di ajang Anniversary Cup 2018 mengerucut kepada Uzbekistan. Hal itu dijelaskan oleh Plt Ketum PSSI, Joko Driyono. 

Kabar Malaysia mengundurkan diri dari ajang Anniversary Cup 2018 mulai mencuat hari ini. Joko Driyono mengaku sudah mendapat surat pengunduran diri itu sejak sepekan lalu.

PSSI menjelaskan bahwa Senegal dan Uzbekistan sudah dihubungi oleh PSSI. Akan tetapi, untuk pengganti Malaysia adalah Uzbekistan di mana tim nasional U-23 mereka baru saja juara Piala Asia U-23 di Tiongkok.

Baca: Calon Pengganti Malaysia di Ajang Anniversary Cup 2018


"Kita dapat konfirmasi dari Malaysia, mereka mundur dan PSSI merespons dengan positif. PSSI tidak bisa menunggu lama lagi mencari penggantinya, per hari ini ini PSSI dapat respons positif dari Senegal dan Uzbekistan tapi kecendurngan yang dianalisis bahwa Uzbekistan akan menjadi pengganti. Sebagaimana kita kita ketahui, ini adalah event ketat dan Uzbekistan adalah juara Piala Asia U-23 di Tiongkok. Kalau Korut dan Bahrain oke," ujar Joko dalam acara diskusi PSSI Pers, Kamis 12 April 2018.

"Sebenarnya kita berinteraksi dengan banyak negara tipikal yang kita prepare untuk test event, ada Asia Tengara, Timur Tengah, dan Asia Timur. Nah, saat Malaysia dipilih, mempertimbangkan yang tadi saya sampaikan," lanjutnya. 

Baca: Kepastian Pengganti Malaysia Diumumkan Akhir Pekan Ini


"Malaysia mundur sempat ada opsi Thailand dan Vietnam, dua-duanya memiliki program yang sudah direncanakan. Sehingga kita punya opsi negara pecahan rusia, seperti Uzbekistan, Turkemenistan, dan Tajikistan serta negara Afrika yang punya ranking bagus agar event ini berkualitas. Akhirnya mengerucut dua negara tadi, tapi sebenarnya hampir kita putuskan Uzbekistan," pungkasnya.

Format kompetisi Anniversary Cup adalah setengah kompetisi di mana semua tim akan bertemu. Negara yang meraih poin tertinggi akan menjadi juara.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?

Video: Wamenlu Polandia Temui Egy Maulana di Jakarta


(ASM)


Video /