Jelang Piala Konfederasi 2017

Sejarah Piala Konfederasi hingga Absennya Perwakilan Asia

A. Firdaus    •    16 Juni 2017 14:30 WIB
piala konfederasi 2017
Sejarah Piala Konfederasi hingga Absennya Perwakilan Asia
Trofi Piala Konfederasi (Foto: FIFA)

Metrotvnews.com, Jakarta: Cukup menarik jika kita melihat Piala Konfederasi 2017. Hajatan FIFA yang juga sering disebut Piala Dunia Mini itu untuk pertama kalinya tak diikuti perwakilan dari Asia.

Memang, Australia merupakan Juara Piala Asia 2015. Tapi negara ini tak seutuhnya benar-benar menjadi wakil Asia, karena mereka berasal dari benua sendiri, Benua Australia.

Sejak 2006, tim nasional sepak bola Australia memilih untuk bergabung dengan konfederasi sepak bola Asia (AFC). Mereka berdalih, berada di zona Oceania tak membuat permainan Socceroos berkembang. Australia juga ingin bersaing dengan negara-negara Eropa dan Amerika Latin.

Ternyata, kehadiran Australia membuat tumbal bagi negara-negara dari Benua Asia yang harus absen di Piala Konfederasi kali ini. Tentu ini dianggap menjadi hal aneh jika kita menilik ke sejarah di mana Piala Konfederasi tercipta.

Klik di sini: Menolak Perpanjangan Kontrak, Donnarumma Siap Tinggalkan AC Milan

Piala Konfederasi pertama kali digelar pada 1992. Dulunya turnamen ini dikenal dengan sebutan King Fahd Cup yang berlangsung di Arab Saudi. Turnamen ini menjadi ajang bertarungnya juara dari masing-masing konfederasi atau zona. Di mana Argentina yang mewakili zona Conmebol keluar sebagai juara.

Dalam dua gelaran awalnya, turnamen ini menyedot banyak perhatian. Sehingga FIFA akhirnya mengambil alih pada 1997 dan mengubah nama turnamen ini menjadi Piala Konfederasi hingga sekarang. Dalam tiga edisi awal itu, turnamen selalu digelar di Arab Saudi.

Pada 1999, untuk pertama kalinya Piala Konfederasi digelar di luar Arab Saudi. Tepatnya di Meksiko. Pada saat itu, Arab Saudi kembali menjadi perwakilan Asia lantaran memenangkan Piala Asia 1996.

Dua tahun berselang, tepatnya 2001, negara dari AFC kembali diwakili oleh dua tim setelah sempat terjadi pada 1997. Mereka adalah Korea Selatan dan Jepang. Ketika itu kebetulan dua negara tersebut akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2002.

Pada 2003 dan 2005, Jepang kembali mewakili Asia di Piala Konfederasi. Pada 2009, ada Irak yang baru memenangkan Piala Asia 2007 untuk pertama kalinya mengikuti ajang ini.

Klik di sini: Fan Tewas saat Tragedi Ledakan di Turin, Juve Sampaikan Belasungkawa

Saat Piala Konfederasi di Brasil, Asia kembali diwakili oleh Jepang. Dan pada edisi ke-10 ini di Rusia, giliran Australia yang menjadi wakil Asia. Tiket tersebut mereka dapatkan setelah berhasil mengalahkan Korea Selatan di Final Piala Asia 2015.

Patut disayangkan, tujuan Australia yang ingin tampil kompetitif demi bisa menantang negara-negara Eropa dan Amerika Selatan, malah harus mengorbankan kesempatan negara-negara Asia untuk bersaing di level dunia. Apalagi, turnamen ini pertama kalinya digagas di tanah Asia.

Padahal sebelum hadirnya Australia sebagai wakil Asia, Piala Konfederasi adalah wadah yang adil, sebab semua juara dari masing-masing zona bisa bertemu untuk membuktikan siapa yang terbaik.

Bayern Munchen Sukses Rekrut Corentin Tolisso
 


(ASM)

Mourinho Kagumi Bek Benfica
Liga Champions 2017--2018

Mourinho Kagumi Bek Benfica

1 hour Ago

Kesetiaan Luisao membuat pelatih Manchester United Jose Mourinho kagum. Ia memuji penampilan be…

BERITA LAINNYA
Video /