Fenomena Naturalisasi Pemain/Atlet

Menpora: Naturalisasi Pemain Harus Selektif

Monica Felicitas Gracia V    •    15 Maret 2018 01:29 WIB
liga indonesiaberita kemenporaliga 1 indonesia
Menpora: Naturalisasi Pemain Harus Selektif
Menpora Imam Nahrawi (Foto:ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta: Menpora Imam Nahrawi angkat bicara terkait kembali maraknya fenomena naturalisasi khususnya di cabang sepak bola. Ia mengatakan, pemerintah tidak melarang hal tersebut, namun tentu harus ada aturan mainnya.

Fenomena naturalisasi kembali marak belakangan ini. Khusus di cabang sepak bola, beberapa klub memfasilitasi para pemain asingnya untuk menjadi WNI. Seperti contohnya Alberto 'Beto' Goncalves dan Esteban Vizcarra.

Tak hanya di cabang sepak bola, fenomena naturalisasi juga merambat ke cabang olah raga lainnya. Salah satunya basket di mana sudah ada beberapa pemain yang dinaturalisasi. Salah satunya Jamarr Johnson asal Amerika Serikat.
 

Baca: All England 2018: Jonatan Christie dan Praven/Debby Melaju


Menyikapi fenomena ini, Menpora Imam Nahrawi yang mewakili pemerintah pada prinsipnya tidak terlalu mempermasalahkan. Namun, ia mengingatkan bahwa para pemain atau atlet yang akan dinaturalisasi ini harus sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Baik itu dari segi kualitas maupun usia.

"Tapi melihat pandangan yang berkembang di rapat-rapat DPR, bahwa usulan naturaliasasi itu harus betul-betul selektif. Dalam konteks olahraga, maka naturalisasi yang diusulkan haruslah berusia produktif dan memberikan nilai tambah bagi Timnas," kata Imam kepada media, Rabu 14 Maret 2018.

"Mengenai naturalisasi di usia produktif, hal tersebut belum tentu dilakukan semua cabang olahraga. Sebagai contoh bridge, bisa jadi usia yang diinginkan di atas 30 atau 40 tahun. Tapi mungkin bagi cabor lain, angka 20 itu sudah maksimal untuk dinaturalisasi," tutupnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?The Jakmania Sambut Kemenangan Persija




(ACF)


Video /