Spesial Bursa Transfer

Kumpulan Transfer 'Aneh' yang Pernah Terjadi di Dunia Sepak Bola

Gregah Nurikhsani Estuning    •    31 Januari 2018 18:02 WIB
soccertainment
Kumpulan Transfer 'Aneh' yang Pernah Terjadi di Dunia Sepak Bola
Ilustrasi: picslyrics

Jakarta: Baru-baru ini, Harunustaspor menjadi klub sepak bola pertama yang menggunakan mata uang virtual (bitcoin) ketika membeli Omer Faruk Kiroglu. Apa yang dilakukan tim asal Turki itu terbilang unik lantaran penggunaan bitcoin sebagai pembayaran tidak pernah terjadi sebelumnya. Kendati begitu, sejarah mencatat sudah banyak transfer pesepak bola yang menggunakan alat pembayaran tidak umum, seperti bir sampai alat-alat olahraga.

Harunustaspor mendatangkan Kiroglu dengan nominal transfer mencapai 0.0524 BTC (bitcoin), yang jika dirupiahkan menjadi Rp7,3 juta. Presiden klub, Haldun Sehit mengaku hal tersebut dilakukan agar nama klubnya diketahui di seluruh dunia. Benar saja, pemberitaan mengenai transfer itu mendadak viral di seluruh dunia. Setidaknya, mimpi Sehit sudah terwujud.

Di sisi lain, bursa transfer merupakan salah satu momen paling ditunggu-tunggu penikmat sepak bola. Dalam dua dekade terakhir, banyak kejutan yang terjadi di periode jual beli pemain, terlebih transfer windows umumnya cuma dibuka dua kali dalam setahun, yakni pada awal musim dan tengah musim.

Kejutan yang biasanya tersaji adalah pemecahan rekor transfer. Memang, memasuki era modern football, tim berlomba-lomba menciptakan tim tangguh dengan menggelontorkan banyak dana demi menciptakan tim tak terkalahkan. Sudah jamak seorang pesepak bola dihargai sampai triliunan rupiah.
 

Klik: PSIS Senang Terhindar Jadi Juru Kunci


Kendati begitu, tak sedikit pula transfer pemain tidak menggunakan mata uang. Berikut ini, Medcom.id menghadirkan deretan transfer teraneh karena tidak memakai uang sebagai metode pembayaran:

- Hugh McLeanahan (Stockport ke Manchester United, menggunakan pendingin beserta es krim)

Tahun 1928, Hugh McLeanahan mencuri perhatian berkat aksi memukaunya bersama Stockport, yang membuat Manchester United tertarik meminangnya. Setan Merah berhasil mendapatkan tanda tangannya, tapi tidak dengan uang, melainkan lemari pendingin plus es krim di dalamnya.

Usut punya usut, ketika itu Stockport tengah melakukan bazaar guna meringankan beban finansial. Asisten manajer Man United, Louis Rocca 'membantu' Stockport dengan mengirimkan pendingin dan ditukarnya dengan McLenahan. Ternyata, Rocca diketahui memiliki usaha keluarga berupa bisnis es krim di Newton Heath. Fair enough!

- Ian Wright (Greenwhich Borough ke Crystal Palace, menggunakan satu set alat timbangan)

Salah satu ikon Arsenal, Ian Wright punya kisah menarik dalam karier sepak bolanya. Ia dibeli Crystal Palace dari Greenwhich Borough pada musim panas 1985 dengan satu set alat timbangan. Mujur buat The Eagles, julukan Palace, dari 277 penampilan, ia sukses menceploskan 117 gol selama enam musim. Wright kemudian hijrah menuju Arsenal dan menjadi satu dari sekian legenda di klub London tersebut.

- Franco Di Santo (Tiro Suizo ke Audex Italiano, dua buah gawang dan 40 liter cat)

Chelsea adalah klub Liga Inggris pertama yang melihat ada potensi pada diri Franco Di Santo. Kariernya boleh naik turun lantaran kerap berganti klub seperti Wigan Athletic dan Werder Bremen. Kendati begitu, ia punya kisah unik yang tak akan bisa dilupakannya.

Striker yang dijuluki Little Crespo itu dibeli Audax Italiano, klub asal Chile dari Tiro Suizo hanya dengan dua buah gawang dan 40 liter cat.
 

Klik: Arsene Wenger Konfirmasi Kedatangan Aubameyang


- Christian Belgradean (Minerul ke Jiul Petrosani, pipa gas/minyak)

Tahun 1990-an akhir, nama Rumania cukup disegani di Eropa. Beberapa pesepak bola andal lahir dari negara yang terkenal dengan vampirnya itu, sebut saja Christian Chivu, Gheorghe Hagi, Adrian Mutu, Cosmin Contra, R?zvan Ra?, Bogdan Stelea sampai yang aktif sekarang, Vlad Chiriche? dan Gabriel Torje.

Sosok Christian Belgradean, boleh tidak memiliki jenjang karier seperti Gheorghe Hagi misalnya, tapi ia mencuri perhatian setelah Jiul Petrosani membelinya dari Minerul dengan pipa gas. Saat itu, chairman Minerul, Cornel Rasmerita meminta Jiul membayarnya dengan pipa gas untuk dipasang di kota. Ternyata, Cornel merupakan Wali Kota Minerul.

- Marius Cioara (UT Arad ke Regal Hornia, 15 kilogram sosis)
- Ion Radu (Jiul Petrosani ke Valcea, dua ton daging babi)
- Zat Knight (Rushal Olympic ke Fulham, 30 setelan training)
- Kenneth Kristensen (Vindbjart ke Floey, 75 kilogram udang)
- Collins John (DES Nijverdal ke FC Twente, beberapa ensiklopedia)
- Ernie Blenkinsop (Cudworth ke Hull City, 100 pounds dan satu drum bir)

Video: Stadion Manahan Siap Jadi Tuan Rumah Perempatfinal Piala Presiden 2018
 


(ASM)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

6 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /