Liga Primer Inggris dan Serie-A Italia Layak Jadi Percontohan

Gregah Nurikhsani Estuning    •    05 September 2018 08:57 WIB
liga italialiga inggris
Liga Primer Inggris dan Serie-A Italia Layak Jadi Percontohan
Situasi pertandingan AC Milan vs AS Roma. (Foto: MARCO BERTORELLO / AFP)

Nyon: Sejumlah pelatih top Eropa meminta UEFA untuk meninjau ulang penjadwalan bursa transfer. Mereka menilai Liga Inggris dan Italia patut dijadikan rujukan.

Secara garis besar, mereka mendesak agar kompetisi sepak bola domestik di Eropa agar menutup bursa transfer sebelum liga dimulai. Sebab, menutup bursa transfer ketika liga sudah berjalan (umumnya hingga tiga pertandingan) akan membuat pelatih atau manajer sulit menentukan skema utama.

Usulan itu diprakarsai oleh banyak nama, yakni Massimiliano Allegri (Juventus), Carlos Ancelotti (Napoli), Unai Emery (Arsenal), Paulo Fonseca (Shakhtar Donetsk), dan Julen Lopetegui (Real Madrid). Jose Mourinho (Manchester United), Thomas Tuchel (Paris Saint-Germain) dan mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger juga ikut ambil bagian.

Klik: Mengenal UEFA Nations League, Kompetisi Anyar Negara-negara Eropa


Sekretaris Jenderal (sekjen) UEFA, Giorgio Marchetti menuturkan bahwa pelatih-pelatih tersebut menyarankan agar liga-liga di Eropa menyontoh Inggris dan Italia, yakni menutup bursa transfer sebelum liga dimulai.

"Mereka beropini bahwa seluruh liga di Eropa harus kompak dengan menutup bursa transfer sebelum kompetisi berjalan. Inggris dan Italia sudah menerapkan itu, agaknya mereka merujuk pada dua negara tersebut," kata Marchetti.

Spanyol, Jerman, dan Prancis masih memberlakukan pakem lama. Mereka membuka jendela transfer sampai akhir Agustus, padahal liga sudah dimulai beberapa pekan sebelumnya.

Video: Data & Fakta Venue Jetski Asian Games 2018
 


(PAT)


Video /