10 Gol Penentu yang Berujung Gelar Juara

Krisna Octavianus    •    08 Juni 2017 17:57 WIB
liga dunia
10 Gol Penentu yang Berujung Gelar Juara
Gareth Bale (tengah) ketika hendak mencetak gol dalam laga kontra Barcelona di final Copa del Rey 2014 (Foto: ibntimes)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dalam permainan sepak bola, gol adalah hal yang paling ditunggu oleh yang menyaksikan pertandingan tersebut. Tak jarang ada gol yang sangat menentukan dan berbuah menjadi sebuah gelar atau trofi.

Sang pencetak gol akan dikenang sebagai pahlawan karena golnya bisa membawa timnya menjadi juara dalam sebuah ajang bergengsi. Gol akan dipandang sebagai sebuah gol yang dramatis jika terjadi pada menit akhir.

BACA: Daftar Olahragawan Terkaya di Dunia, Ronaldo Memimpin

Dua ekspresi berbeda akan terjadi di stadion. Gembira bagi tim yang bisa mencetak gol kemenangan, sementara akan ada raut kesedihan di sisi tim yang mengalami kekalahan.

Berikut gol-gol penentu yang membuat tim bisa meraih gelar:

1. Gareth Bale (vs Barcelona, final Copa del Rey 2014)
Ini adalah musim pertama dan final perdana Bale bersama Madrid semenjak pindah dari Tottenham Hotspur. Melawan rival Barcelona, pemain asal Wales itu mencetak gol indah dengan solo run cepat dari tengah lapangan dan menjadi penentu kemenangan di Stadion Mestalla, Valencia dengan skor 2-1.



2. Arjen Robben (vs Dortmund, final Liga Champions 2013)
Laga seru tersaji di final Liga Champions musim 2012--2013 di Stadion Wembley saat dua kekuatan Jerman bertemu. Skor imbang 2-2 sampai menit 88, tapi Bayern pulang dengan membawa trofi kelima usai Robben mencetak gol kemenangan pada menit ke-89. Skor akhir menjadi 3-2.



3. Zinedine Zidane (vs Bayer Leverkusen, final Liga Champions 2002)
Gol Zidane pada final Liga Champions 2002 bukan tercipta pada menit akhir, tapi menjadi gol kemenangan karena gol ini sangat cantik. Itu sekaligus menjadi trofi Liga Champions kesembilan Los Blancos. Mendapat umpan dari Roberto Carlos, pria yang kini melatih Madrid itu mencetak gol dengan tendangan half-volley.



4. Andres Iniesta (vs Belanda, final Piala Dunia 2010)
Iniesta menjadi pahlawan Spanyol di final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Golnya pada menit ke-116 setelah mendapat umpan Cesc Fabregas menjadi satu-satunya gol dalam final itu dan sekaligus La Furia Roja menggengam trofi pertama di ajang Piala Dunia.



5. Eder (vs Prancis, final Piala Eropa 2016)
Tak banyak yang mengenal nama Eder sampai ia menjadi pahlawan kemenangan Portugal di final Piala Eropa 2016 ketika melawan Prancis. Menggantikan Renato Sanches pada menit ke-79, ia mencetak gol spektakuler pada babak perpanjangan waktu, menit ke-106. Tendangannya dari luar kotak penalti memastikan Selecao das Quinas meraih trofi pertama di pentas internasional.



6. David Trezeguet (vs Italia, final Piala Eropa 2000)
Bagi pencinta sepak bola, terutama timnas Italia pada era 1990-an dan 2000 awal, final Piala Eropa 2000 akan selalu diingat karena kenangan pahit yang tersisa. Gli Azzuri awalnya unggul pada menit ke-55 lewat Marco Delvecchio. Akan tetapi, Sylvain Wiltord berhasil mencetak penyama kedudukan pada menit ke-90+1. Luka semakin membekas ketika Trezeguet mencetak gol pada menit ke-113, itu menjadi gol kemenangan setelah karena itu adalah golden goal.



7. Mario Goetze (vs Argentina, final Piala Dunia 2014)
Goetze menjadi pahlawan kemenangan Jerman atas Argentina di final Piala Dunia 2014 lewat gol semata wayangnya pada menit ke-113. Mendapat umpan dari Andre Schuerrle, ia mengontrol bola dengan dada sebentar, kemudian menendang masuk ke gawang yang dijaga Sergio Romero. Gol itu mengantar Die Manschaft meraih titel keempat di ajang Piala Dunia.



8. Oliver Bierhoff (vs Republik Ceko, final Piala Eropa 1996)
Ia dijuluki Super Sub pada final Piala Eropa 1996. Kala itu Jerman bertemu dengan tim penuh kejutan Ceko. Tertinggal pada menit ke-59 karena penalti Patrik Berger, Bierhoff masuk pada menit ke-69 menggantikan Mehmet Scholl. Tak cuma satu gol yang ia ciptakan, tapi dua dua gol, yakni pada menit ke-73 dan ke-95. Gol pada menit ke-95 adalah paling berkesan karena itu adalah golden goal dan memastikan Jerman meraih gelar Piala Eropa 1996.



9. Ole Gunnar Solskjaer (vs Bayern Muenchen, final Liga Champions 1999)
Salah satu final dramatis di ajang Liga Champions. Solksjaer menjadi penentu kemenangan United di final yang tersaji di Camp Nou. Sontekannya pada menit akhir pertandingan memastikan The Red Devils menang atas Bayern setelah sempat tertinggal 0-1. Gol itu membuat United meraih gelar kedua Liga Champions.



10. Sergio Aguero (vs QPR, pertandingan terakhir Liga Primer Inggris 2011--2012)
Gol ini pastinya akan dikenang oleh pendukung Manchester City dan juga United. City berada di ujung tanduk dalam perebutan gelar Liga Primer Inggris musim 2011--2012 setelah sampai menit ke-90+3 mereka imbang 2-2 dengan Queens Park Rangers. Di sisi lain, United sudah memastikan menang di markas Sunderland lewat gol Wayne Rooney. Kalau City imbang, United akan juara. Akan tetapi, Aguero membuat sejarah setelah berhasil mencetak gol pada menit ke-90+4. Mendapat umpan pendek dari Mario Balotelli, ia melakukan solo run dan mencetak gol bersejarah untuk membawa The Citizens juara Liga Primer musim itu.



 


(KRS)

Hazard dan Morata, Ancaman Besar untuk Barcelona
Barcelona 2017--2018

Hazard dan Morata, Ancaman Besar untuk Barcelona

1 hour Ago

Meski Chelsea tampil kurang memuaskan, pelatih Barcelona Ernesto Valverde tetap mewaspadai keku…

BERITA LAINNYA
Video /