Timnas Indonesia U-23

Riko Simanjuntak Butuh Waktu Adaptasi di Timnas U-23

Kautsar Halim    •    05 Juni 2018 00:53 WIB
timnas u-23asian games 2018
Riko Simanjuntak Butuh Waktu Adaptasi di Timnas U-23
Riko Simanjuntak saat membela Timnas Indonesia di laga uji coba kontra Thailand (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

Jakarta: Riko Simanjuntak mengaku masih butuh beradaptasi dengan skuat Timnas Indonesia U-23. Menurutnya, kendala itu baru bisa teratasi dengan sering latihan dan bertanding bersama.

Riko yang saat ini berusia 26 tahun akhirnya dipanggil untuk memperkuat timnas Indonesia U-23 pada beberapa waktu lalu. Meski usianya sudah tidak muda, namun terdapat tiga slot pemain senior untuk berlaga di Asian Games 2018.

Selama bergabung dengan Skuat Garuda Muda, Riko berkesempatan ikut latihan bersama dan melakoni dua pertandingan uji coba kontra Thailand. Namun, hasil dari laga itu tidak terlalu baik karena tak sekalipun timnas meraih kemenangan.
 

Baca: Kenangan Kecil Calon Bintang Piala Dunia 2018


Dalam laga pertama yang berlangsung di Stadion PTIK, Kamis 3 Juni lalu, skuat Merah Putih dipaksa menyerah dengan skor, 1-2. Kemudian ketika memainkan laga kedua di Stadion Pakansari, Minggu 3 Juni, tim Gajah Putih menahan imbang Indonesia dengan skor kacamata, 0-0.

Riko yang juga membela Persija Jakarta sempat dimainkan pelatih Luis Milla dalam kedua laga tersebut. Kesempatan tampil pada laga pertama didapat kurang dari 10 menit, sedangkan ia langsung turun sebagai starter ketika memainkan laga kedua.

Riko memang mengaku senang bisa mendapat kesempatan bermain dalam kedua laga tersebut. Namun, ketika disinggung soal kontribusi yang telah diberikan, Riko mengaku sudah memberikan yang terbaik meskipun belum bisa beradaptasi seutuhnya dengan seluruh skuat.

"Semua masih butuh proses karena saya baru gabung dengan timnas dua hari. Itu benar-benar waktu yang singkat buat saya," ujar Riko saat ditemui dalam acara peluncuran sepatu di Jakarta, Senin 4 Juni.

"Tapi, saya sudah bisa mengambil garis besar arahan pelatih yang meminta tampil bertahan juga pada laga kedua. Buktinya, kami ada kemajuan dari yang tadinya kalah 2-1 jadi imbang 0-0," tambahnya.

"Bagi saya, itu sudah sebuah progres yang positif karena kami bisa menghambat lini tengah Thailand. Saya hanya perlu bermain lebih ke tengah untuk melakukan itu," lanjut pria berpostur 158cm tersebut.

Riko melanjutkan juga, dirinya tidak merasa harus bersaing untuk mengisi posisi sayap yang ditempatinya. Itu ia katakan meski Indonesia U-23 memiliki pemain muda seperti Osvaldo Haay maupun Febri Hariyadi.

"Saya rasa persaingan itu tidak ada. Bahkan, sejak bersama Persija juga tidak ada yang namanya persaingan. Saya dipanggil timnas hanya untuk satu tujuannya, yaitu membela negara. Jadi, tidak ada istilah persaingan," tutur pria kelahiran Pematangsiantar tersebut.
 

Baca juga: Sempat Kolaps di Lapangan, Hilton Moreira Selamat Berkat Penanganan Tepat


"Teman-teman lainnya di timnas hanya harus tahu keinginan dan kelebihan pemain lainnya. Oleh karena itu, butuh adaptasi lewat latihan atau pertandingan," tambahnya.

Timnas Indonesia U-23 sengaja mempersiapkan diri dengan latihan dan berbagai laga uji coba untuk menyambut multievent Asian Games 2018 Jakarta-Palembang pada Agustus mendatang. Meski lebih sering menuai hasil negatif di sejumlah laga uji coba sebelumnya, Riko tetap optimistis Garuda Muda mampu bersaing di ajang empat tahunan tersebut.

"Tentunya kita harus tetap optimistis. Terlebih lagi kita tuan rumah dan bakal mendapat dukungan langsung dari suporter di sini. Pastinya, kita harus semangat," tutup Riko.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Kapten Persija Kecewa Atas Bentrokan Suporter



(ACF)