Henry Dipecat Monaco, Fabregas Sedih

Riyan Ferdianto    •    29 Januari 2019 17:16 WIB
liga prancis
Henry Dipecat Monaco, Fabregas Sedih
Cesc Fabregas (AFP/VALERY HACHE)

Meski hanya tiga bulan melatih AS Monaco, Fabregas yakin Thierry Henry bakal sukses menjadi pelatih top dikemudian hari. 

Monaco: Mantan gelandang Chelsea yang kini memperkuat AS Monaco, Cesc Fabregas, mengaku sedih usai Thierry Henry masih dipecat menjadi pelatih. Namun, ia meyakini Henry bisa menjadi pelatih papan atas meski dia hanya bertahan tiga bulan di Monaco.

Setelah menjadi asisten pelatih di tim nasional Belgia, Henry ditunjuk menjadi pelatih Monaco pada Oktober 2018. Dia memulai karir sebagai manajer klub untuk pertama kalinya.

Fabregas, yang memiliki agen yang sama dengan Henry, meninggalkan Chelsea untuk bekerjasama dengan mantan striker Prancis itu ketika ia meneken kontrak berdurasi tiga setengah tahun dengan biaya yang tidak diungkapkan pada 11 Januari.

Fabregas hanya bermain pada tiga pertandingan di bawah Henry sebelum sang manajer dipecat minggu lalu dan digantikan pendahulunya, Leonardo
Jardim.

"Kami sedih untuk 'Titi' karena saya benar-benar berpikir dia akan menjadi pelatih top, saya yakin akan hal itu," kata Fabregas.

"Sepak bola tidak menunggu dan mungkin itu bukan saat yang tepat atau dia tidak punya waktu untuk memenuhi semua rencananya dan semua yang dia ingin lakukan. Itulah hidup dan itu terjadi."ujarnya. 

"Saya tidak akan berbohong, salah satu alasan utama saya datang ke Monaco adalah karena Thierry (Henry) memanggil saya. Dia ingin saya main dalam setiap pertandingan, setiap menit."tambahnya. 

Monaco, juara Liga Prancis (Ligue 1) 2017 saat ini berada di zona degradasi Ligue 1. Mereka masih tertahan di posisi 18 klasemen dengan torehan 15 poin dari 22 pertandingan. 

Video: Mencari Calon Ketua Umum PSSI

 


(ASM)