Sepak Bola dan Narkoba

Mantan Bek Barcelona Bantah Terlibat Jaringan Narkoba

A. Firdaus    •    10 Agustus 2017 13:28 WIB
soccertainment
Mantan Bek Barcelona Bantah Terlibat Jaringan Narkoba
Rafael Marquez (kanan) saat melakukan konferensi pes (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Guadalajara: Rafael Marquez diduga telah terlibat dalam jaringan perdagangan narkoba. Namun kabar itu langsung dibantah oleh mantan bek Barcelona tersebut.

Marquez yang saat ini membela klub Meksiko, Atlas merupakan satu di antara 22 orang yang diduga masuk ke dalam organisasi perdagangan narkoba. Jaringan tersebut dikepalai oleh Raul Flores Hernandez.

Jaringan yang dipimpin oleh Flores merupakan yang terbesar, dan telah masuk dalam penyelidikan Departemen Kuangan Amerika Serikat. Pihak keuangan AS ini bahkan telah memberikan sanksi kepada 22 orang tersebut, termasuk Marquez.

Klik di sini: Bobol Gawang MU, Ambisi Chicharito pada Debutnya Bersama West Ham

"Saat ini beberapa headline berita melaporkan bahwa saya adalah bagian dari penyelidikan yang dilakukan oleh Departemen Keuangan AS, karena diduga memiliki hubungan dengan organisasi kriminal," ujar Marquez dalam konferensi pers, Rabu malam waktu setempat.

"Saya tegaskan kalau saya membantah terlibat dengan semua jenis jaringan dan organisasi dan dengan apa yang telah dinyatakan dalam beberapa laporan berita," tegasnya.
 
Kini kasusnya telah memasuki proses hukum. Pemain berusia 38 tahun itu pun tetap mencoba mentaatinya dengan mengikuti segala prosedur, sambil berupaya untuk bisa membersihkan namanya.

"Saya memahami situasi hukum yang saya hadapi, dan saya akan segera berupaya membersihkan fakta bersama tim pengacara saya. Saya tegaskan kembali bahwa saya tidak pernah berpartisipasi dalam salah satu organisasi yang telah disebutkan dalam laporan ini," terangnya.

Flores Hernandez diduga beroperasi secara independen di utara Kota Guadalajara. Menurut catatan pengadilan federal, Flores ditangkap pada tanggal 20 Juli dan ekstradisinya sempat tertunda.

Klik di sini: Ucapan Selamat Del Piero untuk Dybala

Kantor Kejaksaan Agung Meksiko juga telah menyita aset yang dimiliki Flores pada Rabu waktu setempat. Termasuk Grand Casino dekat Guadalajara seperti yang disampaikan pernyataan Departemen Keuangan AS.

"Ini bukan situasi yang normal. Ini adalah situasi yang sulit, dan saya meminta untuk dihormati.  Sama seperti saya yang telah mendekati karier profesional saya, hari ini adalah tantangan saya yang paling sulit. Saya akan mencoba untuk membersihkan ini jika saya bisa dan menjadi Rafa Marquez seperti yang semua orang tahu," tegasnya.

Marquez merupakan salah satu pesepakbola sukses yang dimiliki Meksiko. Puncak kariernya terjadi pada saat membela Barca. Di sana ia memboyong empat gelar La Liga, dua gelar Supercopa de Espana, dua gelar Liga Champions, dan juara Piala Dunia Antarklub pada 2009.

Debut Neymar Tertunda Hingga 20 Agustus
 


(FIR)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

3 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /