Piala AFF 2018

AFF Berakhir, Nasib Bima Sakti Masih Samar

Rendy Renuki H    •    26 November 2018 00:47 WIB
piala aff
AFF Berakhir, Nasib Bima Sakti Masih Samar
Pelatih Indonesia Bima Sakti (Foto: Medcom.id/Kautsar Halim)

Jakarta: Nasib pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti Tukiman mengambang setelah berakhirnya Piala AFF 2018. Ia menyerahkan segala keputusan melanjutkan menjadi pelatih skuat Garuda atau tidak, kepada federasi (PSSI).

Pelatih 42 tahun itu memang dikontrak PSSI menggantikan Luis Milla Aspas hingga berakhirnya Piala AFF 2018. Namun, Bima masih belum mendapatkan jawaban apakah PSSI akan tetap memakai jasanya menjadi pelatih Timnas atau diberhentikan.

"Saya beri informasi ke teman-teman wartawan, saya hanya sampai di AFF ini saja. Itu karena saya hanya meneruskan apa yang sebelumnya telah dibangun coach Luis Milla," ujarnya saat jumpa pers usai pertandingan kontra Filipina yang berakhir imbang 0-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu 25 November.

Baca: Gol Aubameyang Bantu Arsenal Kembali Torehkan Kemenangan

"Ke depan, saya serahkan ke federasi dan saya menerima konsekuensi dari ini semua karena saya bertanggung jawab. Saya bersyukur berada di tim ini, dan saya bangga dengan para pemain saya," sambungnya.

Mantan gelandang Timnas ini pun mengakui jika kapasitasnya masih belum sebaik pelatih lain yang pernah menangani Indonesia. Rekor kepelatihan Bima Sakti di level tertinggi baru beberapa bulan terakhir ini dengan menjadi nakhoda Timnas.

Selebihnya, Bima Sakti sebatas menjadi asisten pelatih Luis Milla. Serta sempat ditunjuk menukangi Timnas U-19 April lalu meski hanya melakoni satu laga bersama Garuda Jaya saat dikalahkan Jepang 1-4.

Baca: Tahan Imbang Filipina, Eriksson: Timnas Indonesia Punya Masa Depan Cerah

"Bisa dikatakan saya ujiannya harusnya di SMP, tapi langsung ke universitas. Ke depan, semoga hasilnya bisa lebih baik siapapun pelatihnya saya yakin," tutur Bima.

"Tadi coach Ericsson (Sven Goran Erikkson-red) pun bilang sepak bola Indonesia punya masa depan yang luar biasa. Seluruh stakeholder jangan lagi saling menyalahkan, tapi cari hal-hal terbaik untuk membangun Timnas lebih baik," pungkasnya.


Video: PSM Makassar Rebut Puncak Klasemen Sementara Liga 1

 


(PAT)