Evaluasi Timnas U-19 di Piala AFF U-18

Kautsar Halim    •    17 September 2017 19:04 WIB
timnas u-19piala affpiala aff u-19
Evaluasi Timnas U-19 di Piala AFF U-18
Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri (tengah) memberikan arahan kepada para pemain disela pertandingan internal Timnas U-19 di Lapangan Atang Sutresna, Jakarta.

Metrotvnews.com, Yangon: Pelatih timnas U-19 Indra Sjafri tetap mengapresiasi anak-anak asuhnya meskipun mereka hanya mampu menjadi juara ketiga di Piala AFF U-18. Menurutnya, hasil tersebut sudah menunjukkan bahwa Indonesia punya generasi penerus yang berkualitas.

Timnas U-19 memastikan gelar juara ketiga setelah menaklukkan tuan rumah Myanmar pada Minggu 17 September. Saat itu, Garuda Nusantara menang telak dengan skor, 7-1.

Timnas U-19 hanya menjadi juara ketiga karena dikalahkan Thailand lewat adu penalti pada semifinal. Meski begitu, Garuda Nusantara tetap patut dibanggakan karena berhasil menjadi yang terbaik saat melewati fase Grup B.


Klik: Komentar Paulinho Usai Cetak Gol Debut untuk Barcelona


Hampir setiap lini dirotasi Indra untuk melakoni padatnya turnamen Piala AFF U-18. Terhitung, dari 23 pemain yang dibawanya hanya kiper ketiga Gianluca Pagliuca Rossy Pratama yang belum dimainkan.

"Saya bahagia. Hampir semua pemain yang kami mainkan di turnamen ini, kecuali Rossy, tidak ada perbedaan. Kualitas tiap pemain juga hampir sama dalam tim kami," kata Indra mengevaluasi timnya di Piala AFF U-18.

"Ini penting karena kami memang menyiapkan generasi baru yang memiliki kemampuan individu cukup baik," tambahnya.
 

Klik: Bantai Myanmar, Indonesia Finis di Posisi Ketiga Piala AFF U-18


Timnas U-19 memang menyelesaikan Piala AFF U-18 dengan status sebagai juara ketiga. Akan tetapi, catatan mereka sepanjang turnamen patut diapresiasi positif.

Terhitung, ada 26 gol yang sudah dikumpulkan para penggawa timnas sampai dengan berakhirnya laga perebutan juara ketiga. Itu merupakan jumlah gol terbanyak dibandingkan 11 negara peserta lainnya, termasuk Thailand dan Malaysia yang saling bertanding di final.

"Dengan hasil ini (jadi juara ketiga), kami membantah bahwa gol Timnas U-19 kurang produktivitas. Buktinya, kami malah menjadi tim paling subur. Usai ini, kami akan fokus ke kualifikasi Piala Asia U-19 di Korea Selatan pada akhir Oktober nanti," tutup pelatih asal Sumatera Barat tersebut.

 


(KAU)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

23 hours Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /