Polemik Marco Verratti dengan PSG

Verratti Sampaikan Permintaan Maaf soal Komentar Agennya

Krisna Octavianus    •    08 Juli 2017 10:04 WIB
paris saint-germain
Verratti Sampaikan Permintaan Maaf soal Komentar Agennya
Marco Verratti (Foto: FRANCK FIFE / AFP)

Metrotvnews.com, Paris: Marco Verratti mengaku sangat menyesal atas komentar yang dibuat oleh agennya, yang mengklaim Paris Saint-Germain menjaga kliennya sebagai "tahanan". Gelandang asal Italia tersebut mengatakan bahwa ia senang tinggal di klub tersebut.

Agen Verratti, Donato Di Campli, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Corrierre dello Sport bahwa kliennya terjebak di klub Ligue 1, dengan Barcelona mengejar tanda tangan mantan pemain Pescara itu.

BACA: Jadwal Siaran Langsung Liga 1 Hari Ini

Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu sebelumnya mengatakan Verratti ingin pindah ke Camp Nou dan PSG tidak mau menjualnya. Akan tetapi, klaim itu dibantah oleh sang pemain.

"Kami telah melewati masa-masa sulit dalam beberapa hari terakhir. Saya melihat apa yang dikatakan agen saya dan saya hanya ingin mengatakan bahwa itu sama sekali bukan kata-kata saya dan saya ingin meminta maaf kepada semua orang di klub, presiden, penggemar, dan pemain," ujar Verratti seperti dilansir situs resmi PSG.

"Saya sangat senang disini, kami kembali berlatih hari ini, saya senang bisa kembali ke sini dan bekerja lagi, saya tahu klub memercayai saya dan saya sangat ingin meminta maaf sekali lagi. Saya tidak banyak bicara karena saya memiliki rasa hormat yang begitu tinggi untuk Paris Saint-Germain," lanjutnya.

"Saya telah menjadi pemain saat ini berkat klub dan itulah mengapa saya sangat menyesal, ini bukan kata-kata saya dan ia membuat kesalahan besar, saya harap ini tidak akan terjadi lagi. Semua orang ingin fokus bekerja dan saya juga ingin melakukan yang terbaik, seperti yang selalu saya lakukan untuk klub," tegasnya.
 



Di Campli sebelumnya membuat pernyataan mengejutkan kalau Verratti diperlakukan seperti seorang tawanan di PSG. Apalagi, ia mengklaim, kondisi Verratti tak akan aman jika berkunjung ke Qatar -negara asal presiden PSG-.

"Marco Verratti adalah tawanan Emir. (Presiden PSG Nasser) Al-Khelaifi telah mengatakan kepada saya bahwa jika sampai menjual Verratti, maka mereka tidak akan pernah memaafkannya di Doha," klaim Di Campli.

BACA: Suporter Cilik Sunderland, Bradley Lowery Meninggal Dunia

Verratti telah lama dikaitkan dengan Barca, yang ingin memperkuat lini tengah mereka menjelang musim pertama Ernesto Valverde yang bertanggung jawab atas klub Catalan tersebut.

 


(KRS)

Video /