Pada Hari Ini

1979: Mateja Kezman, Si Pengoleksi Lima Gelar di Lima Negara

Alfa Mandalika    •    12 April 2017 06:00 WIB
pada hari ini
1979: Mateja Kezman, Si Pengoleksi Lima Gelar di Lima Negara
Mateja Kezman saat membela Chelsea. (Foto: AFP/Carl De Souza)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagi Anda yang gemar menyaksikan sepak bola saat era 2000an, pasti tidak asing dengan nama Mateja Kezman. Ya, tepat hari ini, 38 tahun yang lalu, striker berdarah Yugoslavia itu lahir ke dunia.

Kezman lahir dan dibesarkan di keluarga yang menyukai olahraga, khususnya sepak bola. Sang ayah, Zlatko diketahui merupakan seorang kiper yang membela tim Serbia, FK Zemun. Maka tak heran, bakat Kezman di sepak bola mudah diasah.

Kezman memulai karier junior di klub sang ayah, FK Zemun. Mengasah bakat sepak bola sejak berusia tujuh tahun, ia terus mengembangkan skill bermain bolanya. Seusai menimba ilmu di Zemun selama 10 tahun, ia akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan tim Serbia, Radnicki Pirot.

Baca: Bauza Dipecat dari Kursi Kepelatihan Timnas Argentina


Perlahan tetapi pasti, Kezman kian berkembang. Sampai akhirnya ia bergabung dengan klub kenamaan Serbia, Partizan.  Bermain selama dua musim, Kezman sukses menorehkan 54 caps dan mencetak 33 gol. Berkat usaha Kezman juga, ia memberikan gelar kepada Partizan pada 1998 -- 1999.

Setahun kemudian, Kezman mengembangkan kariernya bersama tim Eredivisie, PSV Eindhoven. Di sana, Kezman kian moncer dengan mencetak lebih dari 100 gol. Bahkan, ia turut membantu PSV menyabet juara Liga Belanda pada 2000 -- 2001 dan 2002 -- 2003 bersama Ruud van Nistelrooy.

Empat tahun membela PSV, ia akhirnya memutuskan untuk mengikuti kompatriotnya Van Nistelrooy ke Liga Primer Inggris. Jika Nistelrooy memilih bergabung dengan Manchester United, Kezman melanjutkan petualangannya bersama Cheslea.

Namun, ekspektasi tinggi The Blues terhadap Kezman tidak berbuah manis. Sebab, kinerjanya menurun drastis. Ia tercatat hanya bermain sebanyak 25 kali. Kendati demikian, ia terlibat saat Chelsea memenangi Liga Primer Inggris pada 2004 -- 2005 dan Piala Liga 2005.

Baca: Respons LFP Terkait Keluhan Manajemen PSG


Namun, manajemen Chelsea memutuskan untuk menjualnya ke Atletico Madrid pada musim selanjutnya. Bersama El Atleti, karier Kezman juga hanya seumur jagung.

Alhasil, ia melanjutkan petualangannya di Fenerbache. Di sana, Kezman seakan menemukan kembali magisnya. Pasalnya, ia tampil lebih sering dan membela klub asal Turki selama tiga musim. Gelar Super Liga dan Turkish Super Cup mampu diberikan kepada Fenerbache.

Setelah dari Fenerbache, ia sempat membela Paris Saint Germain (PSG), Zenit St Petersburg, dan memutuskan mundur dari sepak bola usai membela tim Tiongkok, South China.

Sepanjang kariernya, Kezman sudah memberikan lima gelar kepada lima tim berbeda. Ia pernah juara di Serbia, Belanda, Inggris, Turki, dan Belarusia. Kini, ia memutuskan untuk menjadi agen dan menjadi Direktur Sepak Bola klub tanah kelahiran, FK Vojvodina.

Selamat ulang tahun, Kezman!

Video: Timnas Argentina Resmi Pecat Edgardo Bauza
 


(ASM)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

2 days Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /