Piala Asia U-16

Prediksi Indonesia U-16 vs Australia U-16: Selangkah Lagi Menuju Piala Dunia

A. Firdaus    •    01 Oktober 2018 11:00 WIB
timnas u-16piala asia u-16
Prediksi Indonesia U-16 vs Australia U-16: Selangkah Lagi Menuju Piala Dunia
Skuat timnas U-16 (Foto: PSSI)

Kuala Lumpur: Selangkah lagi, tim nasional Indonesia U-16 menuju Piala Dunia U-17 yang berlangsung di Peru. Syaratnya, skuat Fakhri Husaini harus mengalahkan Australia pada perempat final Piala Asia U-16 yang berlangsung sore ini di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Indonesia lolos ke perempat final usai menjadi juara grup C. Mereka tak terkalahkan dalam pertandingan fase grup. Sementara Australia keluar sebagai runner up grup D usai bangkit dari start buruk akibat kalah dari Korea Selatan 0-3. 

Menapaki perempat final, Timnas U-16 mengakhiri penantian panjang. Terakhir kali Indonesia lolos ke sistem gugur pada 1990. Ketika itu Garuda Asia harus puas berada di urutan keempat setelah kalah Tiongkok dan Uni Emirat Arab.

Sementara itu melawan Australia bak laga final buat Fakhri. Mengingat, hanya butuh satu kemenangan buat Indonesia untuk bisa tampil pada Piala Dunia U-17 di Peru tahun depan.

"Bagi kami pertandingan melawan Australia itu partai final. Karena itulah saya menekankan pentingnya memperkuat aspek mental kepada anak-anak," ujar Fakhri Husaini.

Namun menghadapi Australia sore nanti, Indonesia dibayang-bayangi kekalahan di Piala AFF U-15 pada 2017 di Thailand. Ketika itu skuat Fakhri Husaini takluk atas Australia dengan skor 3-7. Meski begitu, Fakhri Husaini merasa kekalahan tahun lalu itu sebagai lecutan timnya untuk bisa membalas dendam pada laga nanti. 

“Kami telah menunggu momen ini menyusul kinerja kami dalam tiga pertandingan terakhir dan pemain saya siap untuk bertarung. Australia adalah tim yang kuat, tetapi kami memiliki pengalaman menghadapi mereka di Piala AFF U-15 2017, yang ketika itu kami kalah. Kami akan menggunakan kekalahan itu sebagai pelajaran besar ketika kami menghadapi mereka lagi,” lanjut Fakhri Husaini.

Untuk laga ini, mantan pemain PKT Bontang ini juga mempersiapkan beberapa strategi. Termasuk mempertajam taktik, memperbaiki transisi, dan melakukan simulasi adu penalti.

"Kami harus menyiapkan tim, baik untuk eksekutor dan penjaga gawang. Namun para pemain sudah punya pengalaman adu penalti saat melawan Thailand di Piala AFF U-16, Agustus lalu. Saya berharap mereka masih ingat apa saja yang dilakukan," terang Fakhri.

Di sisi lain, Australia mendapatkan motivasi usai mengakhiri dua laga terakhir dengan kemenangan. Pelatih Australia U-16, Trevor Morgan berharap tren positif itu akan berlanjut saat menghadapi Indonesia.

“Australia suka mengikuti turnamen ini, kami sangat berterima kasih dan senang menjadi bagian dari Asia dan bersaing dengan tim-tim yang sangat siap. Untuk maju di level ini penting bagi kami, karena kami menetapkan tujuan kami ke level tertinggi,” kata Morgan.

“Setiap pertandingan kami melihat bahwa kami bisa menang, dan akan siap untuk menang dan kami sangat siap untuk menghadapi Indonesia. Kami mengakui bahwa semua tim yang lolos telah mendapatkan hak mereka untuk berada di perempat final," terangnya.

Menyoal pertemuan kedua tim pada tahun lalu di Thailand, Morgan enggan terbuai dengan kemenangan tersebut. Bagi Morgan, mengenang kemenangan tersebut bukanlah hal yang berguna.

“Tidak ada gunanya melihat kembali hasil tahun lalu. Kami berada di turnamen sekarang dan semua pemain siap melawan Indonesia. Kami datang ke sini untuk memenangkan setiap pertandingan yang kami mainkan dan kami menghormati lawan kami. Setiap tim memiliki kekuatan. Tugas kami adalah untuk meredam kekuatan mereka serta mengasah kemampuan kami," tegas Morgan.

Waspada Ketajaman Botic
Kolektivitas menjadi acuan Timnas U-16 pada ajang ini. Termasuk mengandalkan Amiruddin Bagus Kahfi pada laga ini. 

Sayangnya penampilan Bagus masih belum meyakinkan. Tercatat, ia baru mengemas satu gol pada ajang ini. Tepatnya ketika mengalahkan Iran 2-0 pada laga pertama fase grup.

Kelincahan Muhammad Supriadi dan keakuratan Sutan Diego diharapkan bisa menjadi solusi, andai Bagus menemui kebuntuan dalam mencetak gol. Sejauh ini, Sutan sudah membuktikannya. Ia mencetak gol penyeimbang saat Timnas bertemu Vietnam.

Kewaspadaan justru harus diemban para tembok pertahanan Indonesia. Pasalnya, Australia punya Noah Vinko Botic yang telah mencetak tiga gol untuk timnya pada ajang ini. Saat Indonesia dikalahkan Australia pada Piala AFF U-15 lalu, Botic juga menjaringkan dua gol. 

Catatan Tiga Pertemuan Terakhir Indonesia U-16 vs Australia U-16
13 Juli 2017 (Piala AFF U-15): Australia 7-3 Indonesia
31 Agustus 2013 (Piala AFF U-16): Australia 2-2 Indonesia (Indonesia menang adu penalti 4-5)
22 September 2011 (Kualifikasi Piala Asia U-16): Australia 5-2 Indonesia

Prakiraan Susunan Pemain
Indonesia (4-4-2): Ernando Ari; Amiruddin Bagus Kaffa, Komang Teguh, Fadilah Nur Rahman, Mochamad Yudha; David Maulana, Andre Oktaviansyah, Mochammad Supriadi, Brylian Nagiehta; Sutan Diego Armandoondiano, Amiruddin Bagus Kahfi

Australia (4-3-3): Adam Jeremy; Jaiden Kai, Daniel Thomas, Jordan Alan, Adam James; Ryan Graham, Birkan Kirdar, Lachlan James, Joseph John, Tristan Shane, Noah Botic

Prediksi Medcom.id: Indonesia 55 - 45 Australia

Imbang dengan India, Timnas U-16 Lolos ke Perempat Final



(ASM)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

6 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /