UEFA Nations League

Kejutan Swiss dan Hegemoni Spanyol pada Pekan Perdana UEFA Nations League

A. Firdaus    •    12 September 2018 12:57 WIB
uefa
Kejutan Swiss dan Hegemoni Spanyol pada Pekan Perdana UEFA Nations League
Ivan Rakitic tak percaya Kroasia yang merupakan finalis Piala Dunia 2018 dibantai Spanyol pada laga UEFA Nations League (Foto: AFP/JOSE JORDAN)

Pekan perdana UEFA Nations League telah dimainkan oleh 55 negara peserta. Beberapa kejutan terjadi pada momen ini.

Seperti diketahui, UEFA Nations League memulai musim perdananya pada akhir pekan kemarin dan awal pekan ini. Sejumlah tim besar menunjukkan taji mereka, selebihnya terlihat tampil buruk.

Sejatinya UEFA Nations League digelar demi meningkatkan kualitas. Sebab UEFA mengumpulkan para negara top Eropa berada di satu grup. 

Pesta Gol
Tapi hasil yang diraih justru mengejutkan. Ada pesta gol di antara duel sesama negara top Eropa. Seperti yang dilakukan Spanyol dan Swiss pada pekan perdana Liga A. 

Kedua tim ini mampu menang besar meski menghadapi tim dengan level yang sama. Swiss mampu mengalahkan Islandia dengan skor 6-0 di grup 2. Hebatnya lagi, Spanyol dengan pelatih baru mereka, Luis Enrique, berhasil pesta gol ke gawang finalis Piala Dunia 2018, Kroasia, juga dengan skor 6-0 di grup 4.

Di samping itu, beberapa tim besar juga belum bisa move on dari hasil buruk mereka. Sebut saja yang dialami Belanda, Inggris, serta Italia.

Memainkan laga perdana, Belanda takluk 1-2 dari Prancis di grup 1. Sedangkan Italia yang telah bermain dua kali, hanya menjadi penghuni dasar klasemen di grup 3, setelah takluk 0-1 dari Portugal dan ditahan 1-1 oleh Polandia. Sementara Inggris, sempat takluk 0-1 oleh Spanyol di grup 4.

Statistik
Dengan adanya dua hasil mengejutkan pada laga Spanyol vs Kroasia dan Swiss kontra Islandia, membuat ajang liga negara-negara Eropa ini menarik untuk disimak. 

Dari statistik yang ada, telah tercipta 106 gol dari 46 pertandingan yang dimainkan. Berarti rata-rata perpertandingan telah terjadi 2.30 gol per partainya.

Spanyol menjadi tim paling produktif sejauh ini. Dalam dua pertandingan yang mereka lakoni, Tim Matador telah mencetak delapan gol. Menariknya, mereka hanya unggul satu gol dari Luksemburg. Tim yang menghuni liga D ini bersinar di grup 2.

Luksemburg mampu memimpin grup 2 setelah mengamankan dua laga dengan kemenangan. Mereka juga telah menggondol tujuh gol dari laga melawan San Marino (3-0) dan Moldova (4-0).

Respons Pemain
Beberapa pemain menyambut baik kompetisi antarnegara Eropa ini. Salah satunya Romelu Lukaku. Striker Belgia tersebut sangat serius membawa negaranya untuk bisa memenangkan trofi UEFA Nations League ini.

"Kami kurang beruntung di semifinal Piala Dunia, tapi kami tetap menatap ke depan. Kami harus mencoba untuk menaiki level memenuhi potensi yang kami miliki," ujar Lukaku kepada situs UEFA.

"Kami tahu Nations League tujuan yang bagus untuk mencapai sesuatu yang hebat. Kami akan mencoba memberikan penampilan terbaik kami. Jadi kami akan mempersiapkan sebaik mungkin demi bisa menatap Piala Eropa berikutnya," tegas Lukaku yang mencetak dua gol kemenangan 3-0 Belgia atas Islandia.

Selanjutnya, pekan kedua UEFA Nations League akan dilanjutkan pada Oktober mendatang.

Gol Tunggal Evan Dimas Menangkan Indonesia atas Mauritius



(ASM)


Video /