FIFA

FIFA Umumkan Kerugian pada 2016

Krisna Octavianus    •    08 April 2017 17:28 WIB
fifa
FIFA Umumkan Kerugian pada 2016
Sebuah papan nama di markas FIFA di Zurich, Swiss (Foto: AFP/FABRICE COFFRINI)

Metrotvnews.com, Zurich: FIFA melaporkan kerugian yang mereka derita sebesar USD369 juta (Rp4,9 triliun) pada 2016. Angka tersebut bisa makin buruk pada tahun ini.

Laporan keuangan terbaru yang dikeluarkan oleh badan sepak bola dunia itu memproyeksikan mereka bisa defisit USD489 juta (Rp6,5 triliun) pada 2017. Meskipun mereka mengharapkan akan ada pemasukan besar pada 2018 dengan penawaran hak siar televisi untuk Piala Dunia di Rusia yang diperkirakan akan membantu FIFA dengan keuntungan USD100 juta (Rp1,3 triliun).

BACA: Respons LFP Terkait Keluhan Manajemen PSG

Biaya hukum naik, terkait dengan skandal yang melanda organisasi pada Mei 2015, ketika Amerika Serikat dan otoritas Swiss menangkap pejabat sepak bola top di hotel mewah Zurich sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan penyimpangan pidana, suap, dan korupsi. Para pejabat tersebut ditahan sebelum kongres tahunan FIFA.

Sebuah reformasi tata kelola telah disusun dan FIFA telah bekerja untuk bekerja sama dengan pihak berwenang, meskipun menghabiskan biaya hukum sampai dengan USD50,5 juta (Rp673 miliar).

Dalam laporan tersebut, FIFA menyebut: "Ini bisa dikatakan bahwa perdagangan global stagnan dan investasi yang adem ayem saja, dikombinasikan dengan investigasi pejabat FIFA sebelumnya, telah memberikan tekanan pada pendapatan organisasi secara keseluruhan."

"Meskipun demikian, FIFA mengharapkan untuk mencapai target anggaran pendapatan yang disetujui pada Kongres FIFA ke-66 pada akhir dari siklus 2015--2018."

Tahun fiskal yang dilaporkan meliputi 10 bulan pertama di bawah kepemimpinan Gianni Infantino. Mantan petinggi UEFA itu menggantikan posisi Sepp Blatter.

BACA: 6 Pemain Terkenal yang Pernah Bermain di Bayern Muenchen & Dortmund

Dalam laporan tersebut, investasi Blatter di sebuah hotel sepak bola dan museum di Zurich digambarkan sebagai salah satu yang membuat FIFA merugi.

 


(KRS)

Video /