Messi dan Timnas Argentina

Messi 'Masih' dalam Perjalanan Menuju Sejarah Maradona

A. Firdaus    •    11 Oktober 2017 15:46 WIB
kualifikasi piala dunia 2018timnas argentina
Messi 'Masih' dalam Perjalanan Menuju Sejarah Maradona
Lionel Messi (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak ada noda, tak ada juga nestapa setelah Lionel Messi memastikan para pencinta sepak bola dunia bakal melihat aksinya di Piala Dunia 2018 mendatang. Messi berhasil membawa Argentina bermain di Rusia, setelah hattrick-nya ke gawang Ekuador menempatkan Albiceleste duduk di posisi ketiga klasemen akhir Zona CONMEBOL.

Sebelum laga yang berlangsung di Stadion Olimpico Atahualpa, Argentina di bawah bayang-bayang catatan buruk di sana. Sebab terakhir kali mereka menang di ketinggian hampir 4000 kaki terjadi pada 2001.

Keadaan kian genting setelah Ekuador menciptakan gol cepat melalui Romario Ibarra ketika pertandingan baru berusia semenit. Tapi Messi mengeluarkan sihirnya dengan mencetak hattrick pada menit ke-12, 20, dan 62.

Klik di sini: Catatan Hitam Belanda

Dengan segala torehan negatif yang dijalani pasukan Jorge Sampaoli selama Kualifikasi Piala Dunia 2018, Argentina pun secara dramatis lolos pesta sepak bola dunia itu untuk ke-12 kalinya.

Situasi yang dialami Messi dan kolega mengingatkan kita pada Argentina era Diego Maradona yang ketika itu lolos secara dramatis ke Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Bahkan para suporter Argentina dibuat deg-degan lantaran timnas mereka kala itu harus menjalani babak playoff lebih dulu, dengan menghadapi perwakilan dari Zona Oceania, Australia.

Klik di sini: Inilah 23 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2018

Mirip dengan yang terjadi pada tahun ini, Argentina terpaksa harus menjalani babak playoff lantaran meraih hasil minor sepanjang babak kualifikasi.

Padahal ketika itu, Argentina merupakan unggulan. Tapi kenyataan berbeda ketika selama kualifikasi grup A zona CONMEBOL, mereka hanya finis di posisi kedua.

Dari enam kali bermain, Argentina hanya menuai tujuh poin. Mereka juga harus mengakui ketangguhan Kolombia yang mampu mempecundangi Albiceleste dengan skor 0-5 pada laga terakhir grup A.

Klik di sini: Ketum PSSI Mengaku Bertanggung Jawab soal Kesalahpahaman Klub dan PT LIB

Bermain dengan dua leg (kandang-tandang), secara mengejutkan Argentina ditahan Australia 1-1 ketika bermain di Sydney pada leg pertama. Tapi satu gol bunuh diri bek Australia Alex Tobin di Estadio Monumental, membuat Argentina melenggang ke Amerika Serikat.

Sayang pada putaran final Piala Dunia, Maradona harus angkat koper lebih cepat dari rekan-rekan setimnya di Argentina. Bukan karena cedera, tapi karena pemilik Gol Tangan Tuhan itu tersandung kasus doping. Sebelumnya didiskualifikasi dari turnamen, Maradona sempat bermain dua kali dan mencetak gol ke gawang Yunani.

Argentina pun seperti kehilangan ruh sang kapten. Pasalnya setelah lolos dari penyisihan grup, langkah Albiceleste terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari Rumania 2-3.

Kini dengan lolosnya Argentina ke Rusia, maka Messi masih dalam perjalanan menuju sejarah Maradona. Di mana asa untuk memenangkan Piala Dunia untuk pertama kalinya tetap hidup. Apakah Rusia akan menjadi surga buat bintang Barcelona itu, seperti Maradona yang mampu mengantarkan Argentina mengangkat trofi Piala Dunia di Meksiko 31 tahun silam? Kita tunggu saja.

Tujuh Venue Asian Games di Palembang Ditargetkan Rampung Akhir 2017
 


(ACF)

5 Fakta Menarik Jelang Benfica versus Man United
Jelang Benfica vs Manchester United

5 Fakta Menarik Jelang Benfica versus Man United

21 minutes Ago

Benfica akan bersua Manchester United pada matchday ketiga Liga Champions 2017 -- 2018, K…

BERITA LAINNYA
Video /