Timnas Indonesia

Waketum PSSI: Rivalitas dengan Malaysia itu Biasa

Daviq Umar Al Faruq    •    04 Agustus 2018 17:37 WIB
liga dunia
Waketum PSSI: Rivalitas dengan Malaysia itu Biasa
CEO Arema FC, Iwan Budianto di Malang (Foto Daviq Umar Al Faruq; Medcom.id)

Malang: Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto menanggapi dingin kasus dugaan penghinaan suporter Indonesia terhadap timnas Malaysia di ajang Piala AFF U-16 2018. Dia mengaku rivalitas Indonesia dengan Malaysia itu adalah hal yang biasa.

"Nggak semakin panas. Ya biasa kan itu, ada komunikasi-komunikasi," katanya.

Seperti diketahui, atas adanya dugaan aksi tidak terpuji tersebut, Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) langsung melayangkan keberatan melalui Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFF).

FAM melayangkan surat protes secara resmi kepada AFF dan AFC pada Selasa 31 Juli 2018 lalu. Protes itu disampaikan karena mereka tak senang salah satu pemainnya dihina saat kontra Thailand di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Senin 30 Juli lalu.

"Tapi kita harus mengakui bahwa secara penyelenggaraan Piala AFF ini harus menjadi lebih baik. Harus di koreksi," ungkapnya.

Klik di sini: Respons Kemenpora Usai Bertemu PSSI Soal Pembekuan

Kasus dugaan penghinaan suporter Indonesia terhadap timnas Malaysia itu diduga berawal dari sebuah kontroversi yang melibatkan salah satu pemain timnas U-16 Malaysia.

Lewat insta story akun @Amirulash9, sang pemain diketahui memasang foto jelang keberangkatan timnya menuju Indonesia untuk menjalani Piala AFF U-16. Dalam postingannya, dia memasang bendera yang salah. Bukannya Merah Putih (Indonesia) malah Putih Merah (Polandia).

Tak ayal cuplikan insta story tersebut diposting oleh berbagai akun media sosial yang berkaitan dengan sepak bola Indonesia. Melihat postingan itu, warganet dari Tanah Air naik pitam dan geram atas perlakuan salah satu penggawa muda Harimau Malaya.

Berbagai reaksi pun dilontarkan para suporter timnas Indonesia. Ada yang menyindir, mengumpat, hingga berkata bijak sambil mengingatkan kalau itu hanya psy war dari para pemain Malaysia.

Menanggapi kejadian tersebut, PSSI mendesak seluruh lapisan suporter timnas Indonesia untuk menghentikan segala sikap permusuhan terhadap negara lain. Suporter yang hadir di stadion juga diharapkan agar bersikap lebih dewasa dan tidak merusak nama baik bangsa di mata internasional.

"Harus ditingkatkan sisi securitynya terhadap kenyamanan tim tamu. Itu kan menjadi evaluasi kita," pungkas Iwan.