Kumpulan Serangan Teror dalam Dunia Sepak Bola

Krisna Octavianus    •    12 April 2017 12:44 WIB
liga dunia
Kumpulan Serangan Teror dalam Dunia Sepak Bola
Bus tim Borussia Dortmund (Foto: AFP/BERND THISSEN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ledakan yang menimpa bus tim Borussia Dortmund jelang laga leg pertama perempat final Liga Champions kontra AS Monaco, Rabu 12 April dini hari WIB membuka kembali kisah teror dalam dunia sepak bola. 

Meski sampai saat ini ledakan tersebut belum dinyatakan sebagai sebuah aksi teror, tetapi ditemukannya sebuah surat yang diduga dari si pelaku menguatkan bahwa itu adalah aksi teror. Satu orang terluka dalam ledakan tersebut adalah bek Dortmund, Marc Bartra.

BACA: Bus Tim Borussia Dortmund Terkena Ledakan, Marc Bartra Dilarikan ke Rumah Sakit

Bartra sampai dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Pemain bertahan asal Spanyol itu harus menjalani operasi kecil untuk mengeluarkan serpihan kaca bus dari tangan dan untuk membersihkan luka-luka di tubuhnya.

Laga Dortmund vs Monaco akhirnya diputuskan ditunda oleh kedua pihak klub dan UEFA. Kedua tim akan bertanding pada pukul 18.45 waktu setempat atau 23.45 WIB.

Walaupun tak ada korban lainnya, tetap saja ledakan tersebut menimbulkan kengerian tersendiri. Itu seperti diungkap kiper Monaco, Danijel Subasic yang mendengar kabar ledakan tersebut sesaat sebelum melakukan pemanasan di Stadion Signal Iduna Park.

"Kami tidak tahu pasti apa yang terjadi, kami hanya mendengar Bartra dibawa ke rumah sakit. Kami berada di stadion, di tempat yang aman, tetapi ada perasaan yang mengerikan di sini. Kami duduk diam di ruang ganti. Saya berharap Bartra, atau siapa pun yang terlukan akan baik-baik saja," ujarnya.

BACA: Dukungan Mengalir untuk Dortmund Usai Tragedi Ledakan

Serangan ledakan dini hari tadi membuktikan bahwa sepak bola belum benar-benar aman dari teror. Sebelum kejadian bus tim Dortmund, ada beberapa kejadian teror lainnya di sepak bola.

Berikut Metrotvnews.com merangkumnya untuk Anda:

1. Teror Istanbul
Serangan teror bom terjadi di Istanbul sesaat setelah pertandingan Besiktas vs Bursaspor selesai dihelat pada 11 Desember 2016. Sebuah bom mobil meledak di luar arena Stadion Vodafone dan diikuti bom bunuh diri di sebuah taman satu menit setelah bom mobil. Polisi dan kumpulan keramaian diduga menjadi target dalam serangan tersebut.



2. Teror Bom di Stade de France (Prancis vs Jerman)
Dua bom meledak di sekitar Stadion Stade de France ketika ada laga persahabatan antara Prancis vs Jerman pada 13 November 2016. Ledakan itu terdengar sampai ke dalam arena pertandingan, tapi pertandingan tidak dihentikan. Itu diketahui sebagai serangan teror bom selepas pertandingan usai. Para penonton terpaksa dievakuasi masuk ke lapangan setelah pertandingan demi keamanan.



3. Bus Timnas Togo Ditembaki pada 2010
Tim nasional Togo mendapat kejadian tak mengenakkan sebelum tampil di Piala Afrika 2010. Ketika itu, para pemain Togo diberondong peluru oleh orang tak dikenal ketika berada di dalam bis tak lama setelah melewati perbatasan Kongo-Angola, 8 Januari 2010.

Sebanyak tiga orang wafat gara-gara peristiwa mengerikan tersebut. Dua di antaranya merupakan anggota skuat Togo untuk Piala Afrika 2010. Ketiganya dikabarkan terkena timah panas dari senjata otomatis yang digunakan para separatis asal Angola. Lantaran merasa tingkat keamanan sangat buruk, timnas Togo akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Piala Afrika 2010.



 


(ASM)

Video /