Jelang Piala AFF Putri 2018

Tantangan jadi Pelatih Timnas Putri Indonesia

Alfa Mandalika    •    10 Maret 2018 02:15 WIB
Timnas Sepak Bola Putri Indonesia
Tantangan jadi Pelatih Timnas Putri Indonesia
Pelatih Timnas Putri Indonesia Satia Bagdja Ijatana saat memimpin sesi latihan sekaligus seleksi Timnas Putri yang akan tampil di Piala AFF 2018 (Foto: medcom.id/Fitra Iskandar)

Depok: Satia Bagdja Ijatana punya tugas tak mudah bersama Timnas Putri Indonesia. Sebagai pelatih kepala, dia dihadapkan waktu persiapan yang singkat untuk menghadapi Piala AFF 2018 dan Asian Games.

Namun, Satia enggan mengeluh. Dia tetap percaya dengan kemampuan anak asuhnya untuk menghadapi dua turnamen tersebut.

Saat ini, Satia masih sibuk untuk menyeleksi para pemain terbaik. Para pemain dipanggil Satia setelah sang pemain mengikuti turnamen.

"Saya melakukan seleksi dan mungkin karena saya berpengalaman, sehingga melihat orang berjalan saja saya sudah tahu apakah dia bisa bermain bola atau tidak," kata Satia ketika berbincang dengan medcom.id, Jumat 9 Maret 2018.
 

Baca: Jelang Piala AFF: Timnas Putri Indonesia Asah Lini Pertahanan


Dia bercerita sempat melihat pemain yang berposisi sebagai wingback. Namun, Satia menilai pemain tersebut bisa ditempatkan di posisi bek tengah.

"Ada seorang pemain sudah saya amati, dia adalah pemain futsal. Tetapi, saya melihat dia ada kemampuan bertahan dan benar dia bermain konsisten sejauh ini," sambung Satia.

Satia sudah tidak asing dengan sepak bola putri. Bahkan, pada 1997 atau 21 tahun lalu, dia membantu pelatih Muhardi di ajang SEA Games 1997 sebagai asisten pelatih menangani Timnas Putri.

Kendati demikian, Satia tetap merasa tantangan kali ini berbeda. Selain karakter pemain, Satia merasa anak-anaknya terlalu bawa perasaan (baper).
 

Baca juga: Satia Bagdja: Persiapan Timnas Wanita Mepet


"Ini sangat menantang. Mulai dari tidak ada kompetisi (sepak bola putri), mulai pegang timnas putri lagi, itu tidak gampang. Kita marah sedikit, mereka baper (bawa perasaan). Mereka juga pernah sampai nangis, dan kelihatan dari mukanya jadi beda," tutur Satia.

Namun, berbagai tantangan tersebut mulai bisa dijalani dengan mulus. Sebab, Satia juga dibantu oleh fisioterapis untuk berbicara kepada pemain.

"Saya sudah menyiapkan fisioterapi putri. Jadi, kalau ada apa-apa saya bisa berkomunikasi lewat dia," kata Satia

Berdasarkan jadwal terbaru, Timnas Putri akan berlaga di Piala AFF pada 1-10 Mei 2018.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: #Vlog: Merasakan Atmosfer Stadion Anfield di Acara LFC World Tour



(ACF)


Video /