10 Pesepak Bola yang Meninggal Secara Mendadak

Riyan Ferdianto    •    05 Maret 2018 14:08 WIB
liga dunia
10 Pesepak Bola yang Meninggal Secara Mendadak
(Foto/dailypost.)

Jakarta: Setiap profesi yang digeluti seseorang tentu memiliki risiko, tak terlepas juga para pesepak bola. Banyak penyebab kematian bisa terjadi di dalam lapangan, juga di luar lapangan. Kalau sudah ajal, semua tak bisa menghindar atau menunda. Semua sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. 

Kali ini, kabar duka kembali datang dari pesepak bola dunia. Ya, kapten Fiorentina, Davide Astori ditemukan tewas di kamar hotelnya menjelang pertandingan melawan Udinese, Minggu 4 Maret. 

Kematian Astori terbilang sangat mengemparkan semua orang. Sebab, bek Fiorentina itu sempat bermain video game play station pada malam harinya, sebelum meninggal dalam tidurnya.

Awal diketahuinya, Minggu pagi seluruh skuat Fiorentina biasanya berkumpul untuk sarapan pada pukul 9 pagi. Tetapi Astori, yang biasanya hadir paling awal belum juga terlihat hingga setengah jam kemudian.

Klik di sini: Sebelum Meninggal, Davide Astori Sempat Bermain Play Station

Curiga, beberapa anggota ofisial klub dan petugas hotel menghampiri kamar Astori. Kecurigaan semakin menjadi-jadi lantaran tak ada jawaban dari dalam kamar. Pintu kamarnya terpaksa didobrak.

Alangkah terkejutnya semua, di dalam kamar Astori ditemukan sudah tak bernyawa. Mengetahui hal tersebut, ofisial klub langsung menghubungi polisi dan jenazah Astori langsung dilarikan ke Rumah Sakit Santa Maria della Misericordia, untuk diautopsi.

Kematian Astori menambah panjang daftar kematian pesepak bola. Berikut 10 pesepak bola yang meninggal dunia secara mendadak yang berhasil dirangkum Medcom.id.

1.  Peter Biaksangzuala (1990-2014) 

Pesepak bola India berusia 23 tahun ini meninggal karena kerusakan tulang belakang. Kejadian bermula saat Peter mencoba merayakan golnya dengan jungkir balik. Bermain untuk Betlehem Vengthlang FC, pemain tengah Biaksangzuala itu kehilangan nyawanya di game Mizoram Premier League (MPL), kompetisi kasta ketiga pada 2014.

2. Endurance Idahor (1984-2010) 

Pesepak bola Nigeria yang bermain untuk klub Sudan, Al-Merreikh ini meninggal pada 2010. Laporan autopsi mengungkapkan bahwa Idahor menderita keruntuhan peredaran darah akibat serangan jantung.

3. Akli Fairuz (1987 - 2014) 

Ia adalah pemain Persiraja Banda Aceh. Akli meninggal saat mencoba mengambil bola sebelum kiper lawan memberikan sepakan di bagian perutnya. Akibatnya, Akli langsung terkapar dan dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong. 

4. Piermario Morosini (1986-2012)

Pemain sepak bola Italia yang bermain untuk Livorno ini meninggal karena serangan jantung pada 2012. Piermario Morosini tiba-tiba terkapar saat babak pertama laga Serie B antara Livorno vs Pescara, yang digelar musim 2012.

Dari hasil autopsi diketahui Morosini meninggal akibat kondisi jantung yang cukup langka, arrhythmogenic cardiomyopathy. Kondisi yang juga diklaim menjadi penyebab meninggalnya bek Sevilla, Antonio Puerta pada Agustus 2007 silam. 

5. Stefan Petrovski (1991-2016)

Kiper berusia 25 tahun itu  meninggal pada Mei 2016. Pemain asal Australia yang bermain untuk Melaka United di liga tingkat kedua Malaysia, tewas akibat disambar petir.

6.  Patrick Ekeng (1990-2016)

Gelandang bertahan Kamerun ini adalah bagian dari tim Dinamo Bucaresti.  Dia hanya membuat beberapa penampilan untuk timnya, sebelum ambruk saat pertandingan melawan Viitorul Constanta pada 6 Mei 2016.

Ekeng dikabarkan mengalami kelelahan sehingga terjatuh di menit ke-69 pertandingan. Ekeng kemudian dibawa ke rumah sakit, dan dikabarkan meninggal setelah dua jam pingsan.

7. Antonio Puerta (1984-2007) 

Pemain asal Spanyol ini meninggal saat bermain untuk Sevilla. Puerta ambruk saat pertandingan berlangsung. Penyebab kematian adalah kardiomiopati ventrikel kanan arrhythmogenic, penyakit jantung turunan yang dihubungkan dengan adanya fibro-fatty replacement patologis di otot ventrikel kanan.

8. Daniel Jarque (1983-2009)

Daniel 'Dani' Jarque menghabiskan seluruh karier seniornya di klub Espanyol, Liga Spanyol, dan bergabung pada 2001. Bermain sebagai bek, Jarque ditunjuk sebagai kapten tim hanya satu bulan sebelum kematiannya yang terlalu cepat pada 2009.

Pemain berusia 26 tahun saat itu jatuh sakit dan pingsan di tempat latihan tim di Coverciano saat tur Espanyol pra-musim di Italia. Meskipun upaya terbaik tim medis untuk menghidupkannya kembali, Jarque meninggal satu hari sebelum Espanyol bermain kontra Bologna.

9. Junior Malanda (1994-2015)

Malanda, seorang pesepak bola asal Belgia. Meninggal pada usia 20 tahun dan merupakan gelandang yang sangat menjanjikan. Dia menghembuskan nafas terakhir saat mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan pada 10 Januari 2015. 

Mobil yang dia jalani membentur sebuah pohon. Dan Malanda, yang saat itu tidak mengenakan sabuk pengaman terpental dari mobil dan meninggal di tempat kejadian.

10. Gregory Mertens 

Bek asal Belgia itu meninggal pada 30 April 2015, setelah secara tiba-tiba terkapar saat pertandingan Lokeren kontra KRC Genk. Mertens dikabarkan meninggal karena serangan jantung. 

Ia sempat menjalani perawatan selama tiga jam, setelah dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit. Selama berkarier Mertens pernah memperkuat Timnas Belgia U-16, U-19 dan U-21. 

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Pemulihan Cedera Neymar Bisa Capai 3 Bulan


(KRS)


Messi Bicara Final Liga Champions dan Kepergian Zidane dari Madrid
Lionel Messi

Messi Bicara Final Liga Champions dan Kepergian Zidane dari Madrid

1 week Ago

Kapten timnas Argentina itu tak memedulikan berapa pun hasil yang diraih Madrid dalam menghadap…

BERITA LAINNYA
Video /