PSSI Diminta Tindak Tegas Mafia Sepak bola

Patrick Pinaria    •    29 November 2018 23:13 WIB
liga indonesiapssi
PSSI Diminta Tindak Tegas Mafia Sepak bola
Mantan Komisaris PT Liga Indonesia Harbiansyah Hanafiah (Foto: Antara/Amirullah)

Samarinda: Mantan Komisaris PT Liga Indonesia Harbiansyah Hanafiah geram melihat adanya mafia sepak bola di Tanah Air. Ia pun mendesak Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk bisa bertindak tegas kepada para mafia di persepakbolaan Indonesia. Termasuk mantan pelaku, Bambang Suryo.

Bambang Suryo merupakan salah satu mantan mafia, yakni pelaku pengaturan skor sepak bola di Indonesia. Namun, ia memutuskan bertaubat pada 2015.

Setelah tiga tahun bertaubat, Bambang Suryo muncul dalam acara diskusi salah satu televisi nasional, Rabu 28 November. Pada acara itu, ia menjadi narasumber untuk membeberkan fakta mengenai mafia sepak bola di Indonesia.

Baca: Ranking FIFA: Posisi Indonesia Statis, Vietnam Tembus 100 Besar

Keberadaan Bambang yang muncul dengan status mantan mafia sepak bola dalam diskusi tersebut telah menarik perhatian Harbiansyah yang merupakan mantan komisaris PT Liga Indonesia. Menurutnya, PSSI seharusnya bisa membawa Bambang ke perkara hukum, meskipun sudah bertaubat. Tujuannya adalah agar bisa memberikan efek jera terhadap para pelaku mafia lainnya.

"PSSI harus bertindak tegas melaporkan Bambang Suryo kepada aparat penegak hukum, karena telah mengakui melakukan praktik suap pertandingan sepak bola, meski itu kejadian yang sudah lama, namun tetap harus diproses," kata Harbiansyah yang juga sebagai pendiri klub sepak bola Putra Samarinda itu. 

"Sikap tegas dari PSSI dalam kejadian ini, bisa menjadi pembuka jalan untuk membongkar praktik mafia sepak bola di Indonesia, minimal supaya ada efek jera bagi para pelakunya," tegas Harbiansyah.

Baca: Persija Ikhlaskan Teco Latih Timnas Indonesia

"Inilah momentum bagi PSSI, kalau memang ada kemauan untuk membongkar praktik yang terjadi, sekarang sudah ada pelakunya, tinggal diajukan saja ke proses hukum," tegas Harbiansyah.

Isu pengaturan skor kembali mencuat di persepakbolaan Indonesia. Tepatnya dalam pertandingan delapan besar Liga 2 Indonesia 2018, Madura FC kontra PSS Sleman, Senin 12 November. 

Hal tersebut sempat diungkapkan oleh Manajer Madura FC Januar Herwanto dalam salah satu acara talkshow di televisi nasional. Ia mengaku diminta mengalah dari PSS oleh salah satu anggota exco PSSI bernama Hidayat. (Ant)


Video: Laga Pamungkas Liga 1 2018 Digelar Serentak

 


(ACF)