PSS Sleman

Penantian Panjang PSS ke Kasta Tertinggi Kompetisi Sepak Bola

Ahmad Mustaqim    •    29 November 2018 23:23 WIB
bolaliga 2 indonesia
Penantian Panjang PSS ke Kasta Tertinggi Kompetisi Sepak Bola
Pemain dan ofisial PSS Sleman berfoto usai merayakan kelolosan ke Liga 1 musim depan. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Sleman: PSS Sleman harus menanti dalam masa cukup panjang untuk mengecap kompetisi sepak bola tertinggi di Tanah Air, Liga 1 Indonesia. Pasalnya, klub kebanggaan warga Sleman, Yogyakarta ini, harus menunggu bertahun-tahun lamanya. 

Berdiri sejak 1979, PSS memulai kiprahnya di Divisi II Daerah istimewa Yogyakarta. Situasi saat itu, kompetisi masih zamannya perserikatan. 

Kemudian, di era Liga Indonesia pada 1994/1995, PSS juga berkiprah di Divisi II. Lalu PSS promosi ke Divisi I, setahun berselang. Klub berjuluk Super Elang Jawa ini akhirnya promosi ke Divisi Utama pada 1999/2000. Saat itu, Divisi Utama terbagi menjadi dua wilayah. 

Baca juga: Ranking FIFA: Posisi Indonesia Statis, Vietnam Tembus 100 Besar

Prestasi terbaik PSS di Divisi Utama, adalah menempati peringkat keempat pada 2003 dan 2004. Dalam ajang yang sama pada 2006, PSS tak bisa menyelesaikan kompetisi karena bencana gempa Yogyakarta. 

PSS kemudian berhasil menjadi juara Divisi Utama pada 2013, saat federasi dan kompetisi terpecah menjadi dua. Sayang, PSS tak bisa menjajaki kompetisi liga tertinggi. 

Peluang PSS promosi terbuka pada 2017. Hanya saja, PSS terhenti pada babak delapan besar. Ketika itu PSS hanya berada di peringkat ketiga Grup A babak delapan besar Liga 2. 

Baca juga: Presiden FIFA Jamin Piala Dunia 2022 di Qatar Berjalan Mulus

 
Setahun berselang, PSS melakukan persiapan lebih maksimal untuk Liga 2. Sejumlah pemain dari Liga 1 didatangkan. Seperti Amarzukih (eks Persija Jakarta), Cristian Gonzales, dan Rifal Lastori (PSM Makassar). 

Menjadi unggulan sejak Liga 2 bergulir, PSS akhirnya menempati puncak klasemen wilayah timur dengan nilai 43 dari 14 kemenangan, sekali imbang, dan tujuh kali kalah. PSS lolos ke babak delapan besar. 

Di delapan besar, PSS tergabung di Grup B bersama Persiraja Banda Aceh, Persita Tangerang, dan Madura FC dan sukses menjuarai grup.

Baca juga: Konate di Ambang Pecahkan Rekor Pencetak Gol Arema dalam Semusim

Berstatus juara Grup B, PSS bertemu Kalteng Putra di semifinal. Dengan sistem laga kandang-tandang, PSS unggul agregat dengan selisih 2-0. 

Prestasi promosi ke Liga 1, membuat sekitar 30 ribu penonton di Stadion Maguwoharjo bersuka cita usai tim kesayangan mereka mengalahkan Kalteng Putra, Rabu 28 November 2018. 

Setelah memastikan satu tiket ke Liga 1, PSS masih menyisakan satu pertandingan lagi di Liga 2, yakni babak final melawan Semen Padang. Partai final Liga 2 akan dihelat di Stadion Pakansari Cibinong, Bogor, Senin 3 Desember 2018. 

Semen Padang akan menjadi lawan baru bagi PSS. PSS dan Semen Padang belum pernah bertemu dalam kompetisi resmi. Semen Padang terdegradasi dari Liga 1 pada 2017. Hanya semusim berkompetisi di Liga 2, Semen Padang kembali promosi ke Liga 1.

Video: Laga Pamungkas Liga 1 2018 Digelar Serentak
 


(RIZ)