Liga 1 Indonesia 2017

Jawaban PSSI Soal Siapa Wakil Indonesia di Kompetisi Asia

Patrick Pinaria    •    14 November 2017 15:44 WIB
liga 1 indonesia 2017
Jawaban PSSI Soal Siapa Wakil Indonesia di Kompetisi Asia
Skuat Bhayangkara FC saat merayakang gelar juara Liga 1 Indonesia 2017 (Foto: ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

Jakarta: Bhayangkara FC boleh berbangga usai tampil sebagai kampiun Liga 1 Indonesia musim ini. Namun demikian, kiprah klub berjuluk The Guardian di kompetisi Asia masih abu-abu.

Bhayangkara tampil sebagai juara Liga 1 dengan hanya unggul head to head atas Bali United, setelah kedua kubu sama-sama mengoleksi 68 poin di akhir musim. Sebagai juara, Bhayangkara sejatinya berhak mewakili Indonesia untuk berlaga di pentas Asia musim depan. 

Seperti yang telah ditentukan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Indonesia mendapatkan tiga jatah untuk berlaga di kompetisi Asia musim depan. Alokasinya, antara lain; tim juara liga akan berlaga fase play-off Liga Champions Asia. Sementara penghuni posisi dua dan tiga akan tampil di Piala AFC.

Sayang, peluang Bhayangkara untuk tampil di Liga Champions Asia terancam pupus lantaran belum memiliki lisensi AFC yang menjadi syarat mutlak untuk berlaga di kompetisi Asia.

Tak hanya Bhayangkara, PSM Makassar yang menempati posisi tiga di klasemen akhir Liga 1 juga terancam tidak bisa tampil di ajang Piala AFC karena alasan yang sama; lisensi AFC.
 

Baca: Akhir Petualangan Ponaryo Astaman, Salah Satu Gelandang Terbaik Indonesia


Terkait hal ini, Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI Joko Driyono belum bisa memastikan tim mana saja yang akan mewakili Indonesia di kompetisi Asia. Menurutnya, PSSI baru bisa memberi kepastian setelah AFC menggelar rapat exco pada 29 hingga 30 November di Bangkok, Thailand.

"Komite eksekutif AFC akan menggelar rapat untuk membahas masalah kuota klub masing-masing negara yang berlaga di AFC. Setelah itu hasilnya akan diturunkan ke level departemen kompetisi AFC untuk memastikan siapa dari kami yang berhak mengikuti kompetisi di Asia," ujar Joko.

"Sebelum rapat itu, PSSI ingin memberikan laporan dua hal kepada AFC. Pertama adalah mengenai peringkat terakhir di Liga 1 Indonesia musim ini. Kemudian, melaporkan klub-klub yang sudah mendapatkan lisensi AFC," tambahnya.

Joko juga menjelaskan ada dua hal yang akan menjadi penilaian penting AFC untuk menentukan jumlah kuota yang mengikuti kompetisi Asia di setiap negara. Di antaranya adalah liga dan kinerja timnas.
 

Baca juga: Lisensi AFC, Tiga dari Lima Klub Masih Harus Lengkapi Persyaratan


"Attachment dari AFC selalu mengaitkan dari performa masing-masing negara. Baik itu liga dan kinerja tim nasional. Ini menjadi penilaian garis besar yang diukur AFC," tuturnya.

Jika pada akhirnya Bhayangkara tidak bisa mewakili Indonesia di babak play-off Liga Champions Asia, maka, jatah tersebut akan dilimpahkan ke klub yang berada di posisi di bawahnya, dalam hal ini Bali United yang kebetulan sudah memiliki lisensi AFC.

Sementara itu, Persija Jakarta dan Madura United yang juga sudah mengantongi lisensi AFC juga berpeluang mendapat "durian runtuh" jika PSM Makassar (tidak punya lisensi AFC) tidak bisa tampil di Asia. Persija dan Madura United yang masing-masing finis di posisi empat dan lima bisa mendapatkan jatah tampil di Piala AFC.

Video: ?Bhayangkara FC akan Ikuti Turnamen di Tiongkok
 


(ACF)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /