Liga 1 Indonesia 2017

Respons Madura United atas Kualitas Komdis PSSI

Kautsar Halim    •    10 November 2017 22:46 WIB
liga 1 indonesia 2017
Respons Madura United atas Kualitas Komdis PSSI
Manajer Madura United Haruna Sumitro (Foto: Kautsar Halim/Medcom)

Jakarta: Pihak Madura United tidak menutup mata jika Komisi Disiplin (Komdis) PSSI belum bisa bekerja dengan baik untuk mengawal Liga 1 Indonesia 2017. Kendati demikian, mereka bisa memaklumi kendala itu dan akan menerima apapun hasil kompetisi yang telah diputuskan.

Liga 1 Indonesia tinggal menyisakan satu pertandingan lagi yang bakal digelar pada akhir pekan mendatang. MU yang dipastikan gagal menjadi juara masih berpeluang finis di urutan tiga klasemen, apabila mampu mengalahkan PSM Makassar pada laga pamungkas.

Sepanjang perhelatan kompetisi tertinggi di Indonesia itu, MU juga tak lepas dari melakukan pelanggaran. Baik suporter, ofisial, maupun beberapa pemainnya bahkan sempat dijatuhi sanksi oleh PSSI.

Klik di sini: Keanehan-keanehan di Liga Indonesia Musim Ini

Salah satu contohnya adalah dengan aksi pemukulan wasit asing yang dilakukan sejumlah ofisial tuan rumah setelah Madura United ditaklukkan Barito Putera pada pekan ke-29. Imbas insiden itu, Komdis PSSI menghukum MU tampil tanpa suporter di empat laga kandang dan harus membayar denda Rp125 juta.

Haruna Sumitro selaku manajer MU sempat memprotes sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI pada saat itu. Namun pada akhirnya, ia tidak mengajukan banding dan tetap menerima sanksi tersebut dengan lapang dada.

"Harus diakui keputusan Komdis PSSI banyak yang tidak sesuai dengan kriteria yang diinginkan, di mana seharusnya keputusan judicial itu mengandung efek jera, edukasi, dan proteksi terhadap bisnis," ujar Haruna dalam diskusi Free Kick PSSI Pers di Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Klik di sini: Neymar Prioritaskan Liga Champions Ketimbang Ballon d'Or

''Sekarang kita bisa sama-sama uji saja apakah Komdis PSSI sudah memenuhi ketiga aspek itu (efek jera, pendidikan dan proteksi terhadap bisnis). Jika belum artinya perlu banyak terobosan baru yang harus dilakukan," tambahnya.

Apa yang dikatakan Haruna tidak hanya berdasarkan pengalaman pribadinya sebagai manajer MU saja. Pasalnya, Haruna juga mengaku pernah berbincang bersama beberapa pengurus klub lain yang merasakan kendala yang sama.

Meski begitu, kekurangan di badan PSSI tidak menjadikan Haruna dan MU kapok mengarungi kompetisi tertinggi di Tanah Air. Ia mengklaim siap menerima hasil kompetisi musim 2017 sambil tetap berharap penyelenggaraan yang lebih baik di masa mendatang.

"Tapi sebelumnya mari sama-sama kita bedah keputusan Komdis PSSI. Pasalnya efek jeranya saja belum ada. Masa di pentas U-19 bisa terjadi kerusuhan juga? Itu semua Komdis yang harus jawab," tutup Haruna.

Perkiraan Formasi Swedia vs Italia
 


(FIR)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

15 hours Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /