Lagi, Nyawa Melayang Akibat Kerusuhan antar Suporter

Kautsar Halim    •    12 Oktober 2017 21:40 WIB
sepak bolaliga 2 indonesia 2017
Lagi, Nyawa Melayang Akibat Kerusuhan antar Suporter
Suporter Persita Banu Rusman sedang mendapat perawatan. (Foto: Instagram Persita Tangerang)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nyawa kembali meregang akibat kerusuhan antar suporter di Tanah Air. Kali ini, adalah suporter Persita Tangerang, Banu Rusman, yang menjadi korban. 

Seperti tertuang dalam Instagram resmi Persita, Banu mengembuskan nafas terakhirnya pada Kamis 12 Oktober. Nyawanya tetap tak tertolong meski sudah mendapat perawatan di rumah sakit. 

"Innaillahi wa innaillahi rojiun telah wafat salah satu Supporter Persita - Banu ( Lbv Tangsel) - Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran," tulis sepenggal pernyataan dalam Instagram resmi Persita. 
 

Klik: Persipura Enggan Meremehkan Mitra Kukar


Banu terluka parah karena terlibat kerusuhan dengan suporter PSMS Medan pada Rabu 11 Oktober. Kerusuhan itu terjadi seusai Persita ditaklukkan PSMS di Stadion Mini Persikabo dengan skor, 1-0.

Pertandingan itu memang krusial karena menentukan nasib masing-masing tim untuk melaju ke babak delapan besar Liga 2 Indonesia. Namun, kerusuhan bermula lantaran suporter Persita tidak puas dengan hasil laga dan masuk ke lapangan untuk memprotes panitia pertandingan.

Banu hanyalah salah satu korban dari insiden kerusuhan antar suporter Persita dengan PSMS. Pasalnya, sejumlah media mengabarkan masih banyak korban dari kubu Persita yang dibawa ke RSUD Cibinong dan PMI Cibinong. 

Pihak Persita menyesalkan terjadinya kerusuhan antar suporter yang sampai membuat nyawa melayang. Mereka mengimbau agar seluruh suporter Persita tidak terpancing karena persoalan ini sudah ditanggapi pihak yang berwajib dan PSSI. 

"Kami berharap tidak ada lagi korban dan insiden kemarin agar segera diusut tuntas! Karena sepak bola adalah hiburan untuk masyarakat dan suporter adalah bagian dari sebuah klub," tulis pernyataan dalam Instagram resmi Persita.

"Kami imbau semuanya untuk tetap tenang dan jangan sampai terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kita harus tetap kompak dan mendoakan yang terbaik untuk para korban atas insiden terakhir," tambah pernyataan tersebut.


Klik: Legenda Liverpool Lebih Memilih Mane Ketimbang Coutinho


Sementara itu, PSSI melalui Wakil Ketua Umumnya, Joko Driyono, mengklaim tidak akan memandang sebelah mata kasus meninggalnya Banu. Ia siap mendorong lembaganya untuk melakukan penyelidikan dan memberikan sanksi yang tepat atas kasus tersebut.

"PSSI akan mendalami kasus yang sangat serius ini. Komisi Disiplin akan segera bersidang untuk membuat keputusan yang tepat terkait peristiwa itu," kata Joko seperti dikutip Antara, Kamis (12/10/2017).

Banu bukan satu-satunya pecinta sepakbola Tanah Air yang meregang nyawa ketika mendukung tim kesayangannya. Sebelumnya, Ricko Andrean Maulana juga tewas ketika menyaksikan laga Persib kontra Persija. Kemudian, ada Catur Yuliantono yang meninggal karena wajahnya terkena flare saat menyaksikan laga timnas Indonesia kontra Fiji.

 


(ACF)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

21 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /