IJSL 2017

Pelatih Timnas U-16 Pantau IJSL 2017

Kautsar Halim    •    11 Mei 2017 14:53 WIB
pembinaan pemain muda
Pelatih Timnas U-16 Pantau IJSL 2017
Pelatih timnas U-16 Fakhri Husaini (kanan) berpose bersama Direktur Kompetisi IJSL 2017, Dede Supriyadi. (Foto: Metrotvnews.com/ Kautsar Halim)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kompetisi Indonesia Junior Soccer League (IJSL) 2017 mendapat perhatian khusus dari penggiat sepak bola Tanah Air. Salah satunya adalah Fakhri Husaini yang saat ini menjabat sebagai pelatih timnas Indonesia U-16.

Perhatiannya itu ditunjukkan dengan menyambangi langsung perhelatan IJSL 2017 di Lapangan Sepak Bola GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada Kamis 11 Mei. Fakhri datang bersama salah satu asistennya dan tidak segan berbincang dengan para pelatih dan panitia untuk membicarakan masa depan sepak bola Indonesia yang lebih baik.

Kunjungan ini terbilang istimewa karena sejatinya Fakhri sedang sibuk membina timnas U-16 di lokasi yang tidak terlalu jauh dari tempat penyelenggaraan IJSL 2017, yakni asrama TNI Cijantung. Fakhri menyempatkan diri untuk datang karena penasaran dengan perhelatan IJSL yang sering melahirkan bibit muda berbakat.

"Saya hanya dihubungi oleh panitia saja tadi malam bahwa ada IJSL di sini. Kebetulan, agenda saya hari ini hanya latihan pagi. Makanya bisa menyempatkan diri untuk mampir ke sini,'' ujar Fakhri kepada Metrotvnews.com, Kamis (11/5/2017). 

Baca: Grup Putih IJSL 2017 Gelar Pekan Perdana


IJSL merupakan kompetisi sepak bola yang terfokus untuk pembinaan pemain di usia dini, yakni U-8, U-10, dan U-12. Tujuan diadakannya event ini juga bukan untuk meraih kemenangan atau gelar juara, melainkan memberi pengalaman yang baik dan benar bagi para putra bangsa untuk berkompetisi sejak usia dini. Saking besarnya antusiasme pelatih maupun orang tua, IJSL sudah memasuki tahun kelima dan pesertanya pun lebih dari 1600 anak. 

"Saya mendukung sekali kegiatan IJSL ini. Selain positif, event ini juga sangat membantu kami membentuk calon-calon pemain timnas yang hebat. Beberapa pemain saya di timnas U-16 juga ada yang pernah tampil di IJSL," ujar Fakhri ketika ditanya opininya seputar event IJSL. 

Baca: Kompetisi IJSL 2017 Gelar Kick-Off Perdana


Kunjungan Fakhri di IJSL menghabiskan waktu sekitar 45 menit. Selain berbincang dengan pelatih maupun panitia, Fakhri juga kagum dengan semangat bibit muda Indonesia yang bertanding tak kenal kendala. Terlebih lagi, setelah mengetahui ada peserta yang datang dari Sekolah Sepak Bola (SSB) dari Bandung (Bintang Primavera) dan Semarang (Indonesia Muda) juga.

"Harusnya tiap daerah juga bisa menyelenggarakan event seperti ini asal asprov PSSI masing-masing daerah aktif. Tapi kenyataannya memang tidak begitu. Makanya, saya senang mendengar IJSL bisa tetap berjalan tanpa dukungan Asprov dan lainnya. Saya harap kedepannya, seluruh pihak yang terkait (sponsor, asprov, pemerintah dan panitia) bisa duduk bersama agar IJSL makin berkembang," tutup Fakhri.

Video: Rekor Clean Sheet Juventus Terhenti
 


(ASM)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

2 days Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /