Sriwijaya FC vs Persija Jakarta

Teco Iri Sriwijaya FC Boleh Tampil di Stadion Jakabaring

Kautsar Halim    •    11 Juli 2018 04:55 WIB
persijaliga 1 indonesia
Teco Iri Sriwijaya FC Boleh Tampil di Stadion Jakabaring
Pelatih Persija Jakarta, Stefano "Teco" Cugurra. (Foto: Medcom/Kautsar)

Palembang: Pelatih Persija Jakarta, Stefano "Teco" Cugurra, agak sedikit iri ketika Sriwijaya FC menjamu timnya pada pekan ke-15 Liga 1 Indonesia 2018, Selasa 10 Juli. Itu terjadi lantaran laga bisa berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring yang merupakan markas asli Laskar Wong Kito.

Berdasarkan laporan soccerway, terdapat 19. 151 jiwa yang menyaksikan langsung laga Sriwijaya kontra Persija tersebut. Beberapa The Jakmania--julukan suporter Persija tetap ada yang nekat datang. Namun, jumlah suporter Sriwijiya yang menjadi tuan rumah tentu lebih banyak.

Bagi Teco, dukungan suporter sangat berpengaruh dalam setiap laga. Jadi, bukan mustahil jika salah satu penyebab hasil imbang 2-2 kontra Sriwijaya FC itu merupakan imbas dari minimnya dukungan The Jakmania saat pertandingan.

Klik: Egy Maulana Vikri Akhirnya Resmi Dikontrak Lechia Gdansk

Terlebih lagi, katanya, Sriwijaya masih boleh tampil di Stadion Jakabaring yang juga salah satu venue Asian Games 2018. Padahal, giliran Persija malah dilarang menggunakan Stadion Gelora Bung Karno yang juga salah satu lokasi multievent terbesar se-Asia tersebut.

"Saya orang bule, kadang tidak terlalu mengerti banyak. Bisa bahasa Indonesia juga tidak 100 persen. Tapi, saya mengerti Palembang punya stadion bagus, lapangan bagus dan bisa main di sini (Stadion Jakabaring). Padahal, di sini juga dipakai untuk Asian Games," ujar Teco usai pertandingan.

"Mungkin saya harus tanya kepada orang lokal kenapa ada dua kota yang menggelar Asian Games, tapi mereka bisa tetap tampil di sini (Stadion Jakabaring)," tambahnya.

Klik:  Ronaldo Kian Dekat Gabung Juventus

Persija sempat tampil menawan dengan mengungguli Sriwijaya lebih dulu lewat gol Ivan Carlos pada menit 45+4. Setelah disamakan oleh Esteban Vizcarra pada menit ke-58 pun, Persija juga masih bisa membalasnya lewat gol Rezaldi Hehanusa pada menit ke-64.

Namun sialnya, Persija gagal mengembalikan keunggulan ketika Vizcarra mencetak gol keduanya pada menit ke-68. Setelah itu, kedudukan imbang 2-2 bertahan hingga laga berakhir.

"Mungkin, kami bisa menggunakan Stadion Gelora Utama Gelora Bung Karno (SUGBL) lagi pada putaran kedua. Sebab, jika disaksikan banyak penonton pasti bisa meraih positif," pungkas pria asal Brasil tersebut.

Persija sudah tidak tampil di SUGBK lagi semenjak mendapat kesempatan tuan rumah Liga 1 Indonesia 2018 sejak akhir Mei lalu. Biasanya,  mereka akan menggelar laga kandang di Stadion PTIK yang kapasitas penontonnya lebih sedikit.

 


(KAU)