Kontroversi kepempimpinan wasit Liga 1 2018

Jokdri: Kalau Semua Menunggu Wasit Dihukum, Almarhum Sepak Bola Kita

Krisna Octavianus    •    12 April 2018 20:14 WIB
pssiliga 1 indonesia
Jokdri: Kalau Semua Menunggu Wasit Dihukum, Almarhum Sepak Bola Kita
Plt Ketum PSSI Joko Driyono (Foto: Antara)

Jakarta: Performa wasit pada pekan ketiga Liga 1 Indonesia 2018 menjadi sorotan. Terbaru, wasit Untung yang memimpin laga Bali United kontra Perseru Serui mendapat sorotan tajam saat memimpin laga di Stadion I Wayan Dipta, 24 Maret.

Keputusan kontroversial wasit Untung terjadi saat laga memasuki tambahan waktu di babak kedua. Saat itu, penyerang Bali United, Yandi Sofyan, melakukan tendangan ke arah gawang tetapi mengenai tangan kiri Kelvin Wopi di kotak penalti Perseru.

Meski terlihat sangat jelas, wasit Untung itu malah melanjutkan pertandingan. Tak lama setelah kejadian itu, dia meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan. Alhasil, Bali United harus puas bermain imbang 1-1 pada laga tersebut.
 

Baca: Pelatih Timnas U-19 Lowong, Nama Indra Sjafri Kembali Mencuat


Hal itu menyulut kemarahan pihak Bali United. Seusai laga, para pemain dan ofisial menghampiri wasit guna meminta penjelasan terkait putusan tersebut. Bahkan, CEO Bali United, Yabes Tanuri sampai turun tangan untuk menenangkan para pemain yang melakukan protes.

Tak sedikit pihak yang menuding bahwa kualitas wasit dipertanyakan. Akan tetapi, Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono menuturkan bahwa kejadian ini mestinya tak terlalu dibesar-besarkan.

"Saya coba sharing ya, bahwa semua orang seakan menunggu, kapan wasit dihukum oleh PSSI? Kalau moral kita begitu, almarhum lah sepak bola ini. Jadi pastikan keputusan wasit tidak diganggu gugat," ucap Joko kepada wartawan.

Joko melanjutkan, tugas federasi adalah untuk membina wasit. Pria yang akrab disapa Jokdri itu juga meminta bahwa wasit tidak bisa dihukum oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI atas tindakan atau keputusan yang telah dikeluarkan.
 

Baca juga: Peringkat FIFA Terbaru: Posisi Indonesia tak Berubah


"Komdis boleh melakukan tindakan pelanggaran disiplin bukan karena keputusan karena masalah kompetensinya atau teknisnya," lanjutnya.

"Jadi tolong, ya, ini mendrong dan memotivasi kita, seolah-olah jika wasit salah, kapan PSSI akan menghukum wasit? Jika itu masif, almarhum sepak bola kita," tutup Joko. 

Sebelumnya, wasit Maulana Nugraha yang memimpin laga Bali United vs PSMS pada pekan pertama sudah mendapat sorotan karena performanya yang buruk. Dia pun diistirahatkan untuk sementara waktu karena membuat beberapa keputusan kontroversial kala itu.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Tim Sambo Indonesia Tampil Gemilang di Tes Event



(ACF)


Video /