Kericuhan pada laga Arema vs Persib

Arema FC Terima Bila Dapat Sanksi Denda

Daviq Umar Al Faruq    •    17 April 2018 23:25 WIB
liga 1 indonesia
Arema FC Terima Bila Dapat Sanksi Denda
Laga Arema FC melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang diwarnai aksi kericuhan oknum suporter dan memakan banyak korban, Minggu 15 April 2018. (Foto: Daviq Umar/Medcom.id)

Malang: Manajemen Arema FC mengaku siap menerima sanksi terkait kericuhan suporter yang terjadi pada laga Singo Edan melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu 15 April 2018 lalu.

"Kami dihukum apa pun asalkan masih masuk akal kami terima," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo saat ditemui awak media, Selasa 17 April 2018.

Ruddy mengungkapkan bahwa musim lalu ada dua kasus yang lebih parah dari kasus kericuhan di Stadion Kanjuruhan ini. Dua kasus tersebut, hukumannya denda uang dan bukan partai usiran.

Klik di sini: Jelang Semifinal Piala FA, Mourinho Sudah Pinggirkan Beberapa Pemain

Sehingga manajemen Arema pun bakal menggunakan dua kasus kericuhan sebelumnya tersebut untuk dijadikan parameter, bagi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) untuk memberikan keputusan sanksi.

"Bandingannya dengan dua kasus tahun lalu. Parameternya itu. Kalau hukuman kami lebih dari dua kasus tersebut, maka kami akan banding. Kalau dihukum sama atau lebih ringan ya kami terima," lanjutnya.

Klik di sini: ICC 2018: Liverpool Hadapi Dortmund, Manchester United, dan City

Sementara itu, Ruddy menegaskan bahwa kericuhan tersebut murni karena kekecewaan suporter kepada tim Arema FC. Ia juga menggap tidak ada kaitannya dengan hal-hal yang berbau politik.

"Kabupaten Malang kan tidak sedang ada agenda politik, jadi ini asli kekecewaan," pungkasnya.

Laga Arema Kontra Persib Berakhir Rusuh



(FIR)