Liga 2 Indonesia 2018

Target PSIM usai Diberi Sanksi Pengurangan Poin

Ahmad Mustaqim    •    29 April 2018 15:10 WIB
liga 2 indonesia
Target PSIM usai Diberi Sanksi Pengurangan Poin
Pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto. (Foto: Medcom.id-Ahmad Mustaqim)

Yogyakarta: Para pemain PSIM Yogyakarta terganggu konsentrasi dalam mengarungi musim awal Liga 2 Indonesia 2018. Hal ini buntut dari sanksi pengurangan sembilan poin yang dijatuhkan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto mengatakan, penggawanya sempat kaget saat pertama mendengar sanksi itu. Ia mengungkapkan tim pelatih tak bisa menghindari hukuman itu.

"Ya memang tak bisa dipungkiri. Tapi kami harus memberikan pengertian bahwa harus dihadapi dan dijalani," ujar Erwan.

Klik di sini: Rahasia Kekompakan Riko Simanjuntak dan Marko Simic

Menurut dia, pelatih dan pemain harus bekerja maksimal dalam menghadapi setiap laga. Ia menuturkan tim tidak bisa mematok target tinggi dari sanksi tersebut.

Ia hanya berharap para pemain bisa menjaga kekompakan di setiap permainan. "Setidaknya kami harus melunasi poin yang minus. Kami harus bijak menyikapi kondisi ini. Minimal kami bertahan di Liga 2," ujarnya.

Klik di sini: Data dan Fakta jelang Man United kontra Arsenal

Hukuman itu juga berdampak pada kondisi psikis para pemain PSIM. Laskar Mataram harus kalah 1-3 pada laga pertama Liga 2 dari Madura FC, Kamis, 26 April 2018, lalu. Meski demikian, Erwan tetap mengapresiasi anak asuhnya karena bisa menjalankan instruksi pelatih.

"Apalagi kami bermain dengan 10 pemain di laga itu. Memang keseimbangan sempat goyah. Alhasil hanya mengandalkan serangan balik," cetusnya.

PSIM Yogyakarta baru saja menerima sanksi di pekan perdana bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2018. Laskar Mataram dijatuhi saksi PSSI dengan pengurangan 9 poin oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Sanksi itu berkaitan tunggakan gaji PSIM terhadap tiga legiun asing; Emile Emanuel Anthony Linkers, Kristian Adelmund, dan Lorenzo Yoffrey Rimkus, saat bermain di Divisi Utama musim 2012.

Hukuman yang dijatuhkan PT LIB itu merupakan dari keputusan Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) per tanggal 25 April 2018. Manajemen Laskar Mataram hingga kini masih belum bisa memutuskan apakah mengajukan banding ataukah menerima sanksi tersebut.

Timnas Indonesia U-23 Kalah Tipis atas Bahrain



(FIR)


Kiper Jadi Titik Lemah Duel Madrid vs Liverpool
Jelang Final Liga Champions 2017 -- 2018: Real Madrid vs Liverpool

Kiper Jadi Titik Lemah Duel Madrid vs Liverpool

3 hours Ago

Liverpool dan Real Madrid akan saling jumpa pada final Liga Champions 2017--2018 di Kiev, Ukrai…

BERITA LAINNYA
Video /