Piala Presiden 2018

BOPI Tegaskan Rekomendasi Piala Presiden 2018 Harus Melalui Verifikasi

Rendy Renuki H    •    12 Januari 2018 09:11 WIB
piala presiden 2018
BOPI Tegaskan Rekomendasi Piala Presiden 2018 Harus Melalui Verifikasi
Piala Presiden 2018 (Google)

Jakarta: Ketua Umum Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Mayjen (Pur) M. Noor Aman menegaskan BOPI tidak akan menerbitkan rekomendassi untuk Piala Presiden, sebelum dilakukan verifikasi oleh mereka. Penegasan tersebut disampaikan Noor Aman, setelah menerima laporan Ketua Tim Verifikasi BOPI Kol. Iman Suroso.

Imam Suroso Kamis 11 Januari kemarin sore melakukan rapat dengan pihak PSSI yang diwakili Marco Gracia Paulo dan wakil PT Liga Indonesia Baru, Risha Adi Wijaya dan Tigor Shalomboboy, yang bertindak sebagai Panitia Pelaksana (Panpel) bukan sebagai operator seperti pada saat melaksanakan kompetisi yang lalu.

Dalam pertemuan di Kantor BOPI, pihak Panpel mengharapkan tolerensi BOPI, agar proses verifikasi bisa dilakukan sesudah tanggal 20 Januari. Karena tanggal tersebut merupakan deadline yang diberikan kepada klub-klub untuk melengkapi hal-hal yang terkait untuk dapat dilaksanakannya turnamen Piala Presiden yang pembukaannya di Stadion Gelora Lautan Api Bandung tanggal 16 Januari.

Baca: Kim Kurniawan Diikat Kontrak Panjang oleh Persib


Ketum BOPI mengimbau kepada pihak kepolisian di empat daerah, di mana pertandingan Piala Presiden di daerah untuk tidak memberikan izin keramaian, sebelum ada rekomendasi BOPI. Hal ini dinilai sangat penting, mengingat turnamen tersebut menggunaan nama Presiden, yang harus dijaga  mertabatnya.

Sementara, Ketua Tim Verfikasi BOPI Kol.Iman Suroso menegaskan, dari data yang dimiliki BOPI, terutama tiga klub promosi dari Liga 2 ke Liga 1 seperti Persebaya, PSMS Medan dan PSIS Semarang sama sekali belum pernah diverifikasi.

Demikian juga dua tim Liga 2 Martapura dan PSPS Pekan Baru. Yang terpenting sesuai dengan penegakan hukum negara klub klub peserta Piala Presdien harus benar-benar memiliki legalitas yang jelas, demikian juga daftar pemainnya, termasuk pemain asingnya.

"Jangan sampai Piala Presiden ternoda, karena pesertanya masih memiliki persoalan legalitas, sehingga memiliki resiko tinggi terhadap persoalan hukum yang akhirnya berdampak buruk pada atletnya" tegas Iman Suroso.

Seperti diketahui Piala Presdien 2018 diikut oleh 20 klub yang terdiri dari klub Liga 1 (termasuk tiga klub promosi) dan dua klub Liga 2 yang akan dimulai 16 Januairi sampai 17 Februari 2018.

 


(REN)