Kericuhan Suporter

Korban Luka Kericuhan di Stadion Kanjuruhan 220 Orang

Daviq Umar Al Faruq    •    16 April 2018 21:29 WIB
bolaliga 1 indonesia
Korban Luka Kericuhan di Stadion Kanjuruhan 220 Orang
Pembina Arema FC, Agoes Soerjanto dan Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris saat menjenguk korban di Rumah Sakit Wava Husada, Malang, Senin 16 April 2018.-Medcom.id/Daviq

Malang: Manajemen Arema telah mendata jumlah korban akibat kericuhan suporter pada laga Arema FC melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu 15 April 2018. Tercatat ada 220 korban luka yang sudah terdata.

Para korban tersebut telah mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit (RS) dan puskesmas. Rinciannya lima korban di RS Saiful Anwar, 150 korban di RSUD Kanjuruhan Kepanjen, 25 korban di RS Hasta Husada, 19 korban di RS Wava Husada, 15 korban di RS Teja Husada, dua korban di Puskemas Kepanjen dan empat korban di Puskemas Gondanglegi.

Sebanyak 214 korban sudah boleh pulang ke rumahnya masing-masing. Sedangkan enam korban masih harus menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit. 

Baca juga: Arema Janjikan Pembiayaan Korban Kericuhan Hingga Sembuh

Mereka adalah Leonardo yang menderita luka di wajah dan tangan yang kini  masih dirawat di RSUD Kanjuruhan. Serta Nouval yang masih observasi karena dugaan gegar otak yang dirawat di RS Saiful Anwar.

Selain itu ada Muhammad Dimas Arifin, Hafidzah Iqbal, Sulastri, Nurfatimatul Zahro yang masih mendapatkan perawatan karena terkilir di RS Wava Husada.

Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris mengaku manajemen Arema telah menangani korban dengan cepat. Satu-persatu korban yang telah pulih sudah dapat kembali pulang ke rumah.

Baca juga: Ratusan Orang Terluka saat Kericuhan di Stadion Kanjuruhan

"Mudah-mudahan korban bisa pulih secepatnya dan dapat segera beraktivitas kembali," katanya kepada awak media, Senin 16 April 2018.

Seluruh korban diakuinya sudah ditangani dengan baik. Segala macam pengobatan bakal menjadi tanggung jawab manajemen Arema FC.

"Ada yang luka di tulang dan gegar otak ringan. Semua Alhamdulillah sudah sadar dan pulih. Namun, masih ada dua orang yang harus menunggu penyembuhan 2-3 hari," bebernya.

Haris menambahkan bahwa korban tidak ada yang mendapatkan luka karena benturan dengan benda tumpul. 

"Luka berat kebanyakan karena jatuh dan diinjak temannya. Sebagian karena mereka berdesak-desakan dan kekurangan oksigen sehingga pingsan," pungkasnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Laga Arema Kontra Persib Berakhir Rusuh
 


(RIZ)


Media Malaysia: Wartawan Vietnam Agen Mata-Mata?
Final Piala AFF 2018

Media Malaysia: Wartawan Vietnam Agen Mata-Mata?

6 hours Ago

Media Malaysia menurunkan tulisan tentang tingkah laku wartawan Vietnam selama Final Piala AFF …

BERITA LAINNYA
Video /