Musim Depan, PSIS Berharap Menggunakan Stadion Jatidiri

Budi Arista Romadhoni    •    29 November 2018 13:05 WIB
liga 1 indonesia
Musim Depan, PSIS Berharap Menggunakan Stadion Jatidiri
Ilustrasi by medcom.id

Semarang: Progres renovasi Stadion Jatidiri Semarang telah mencapai 86 persen dari target penyelesaian pada 15 Desember 2018. Proses renovasi stadion tersebut merupakan rangkaian proyek Kawasan Olahraga Jatidiri Semarang yang menelan biaya mencapai Rp 1,1 triliun.

Manajer PSIS, Setyo Agung Nugroho mengatakan ikut memantau stadion kebanggan warga
Jawa Tengah tersebut. Namun, markas PSIS belum bisa digunakan untuk kompetisi musim
depan.

"Musim depan kami belum tahu, kalau progres pembangunan jatidiri, bagus terus berjalan. Namun ini masalahnya adalah untuk keamanan dan fasilitas, kami belum tahu, tahun depan apakah bisa digunakan atau belum," kata Setyo di Semarang, Kamis 29 November 2018. 

Ia berharap, Stadion Jatidiri yang menjadi kandang Laskar Mahesa Jenar, bisa segera selesai dan dapat digunakan untuk pertandingan kompetisi Liga 1 Indonesia mendatang. 

"Selain di lapangan rumput, kita kan butuh ruangan dalamnya, tapi harapannya tahun depan sudah bisa digunakan, kita juga pengen bermain dikandang sendiri," sambungnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah, Urip Sihabudin mengatakan stadion milik warga jawa tengah tersebut baru bisa digunakan pada 2021. Urip menjelaskan, khusus untuk rehab stadion, progresnya telah mencapai 86 persen untuk target proyek anggaran 2018. 

Rehab tersebut meliputi pembangunan tribun, lapangan, kemudian kursi penonton, sebagian atap dan lintasan atletik dengan total anggaran mencapai Rp610 miliar.

"Stadion ini memiliki kapasitas 45 ribu single seat. Ditunjang dua lift. Lampu akan makai yang seperti di GBK (Gelora Bung Karno) karena ingin kalau dipakai malam hari tidak ada bayangan. Untuk rumput pakai rumput Italia," jelasnya.

Selanjutnya, untuk eksterior, Stadion Jatidiri bakal berbeda dari stadion lain yang ada di Indonesia, karena akan merepresentasikan budaya Jawa. 

"Kalau dari depan yang tampak pertama adalah kanopi yang berbentuk gunungan wayang. Meski secara lahan tidak seluas GBK dan Jakabaring, tapi soal keindahan dan fasilitas tidak mau kalah," bebernya. 

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Persija Jakarta Rayakan HUT ke-90 Secara Sederhana


(ASM)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

20 hours Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /